Headlines News :
Home » » PIYUNGAN ONLINE

PIYUNGAN ONLINE

Written By Unknown on Saturday, March 14, 2015 | 8:04 PM

Your RSS feed from RSSFWD.com. Update your RSS subscription
RSSFWD
PIYUNGAN ONLINE

PIYUNGAN ONLINE

Portal Berita, Politik, Dakwah, Dunia Islam, Kemasyarakatan, Keumatan

Merasa Jadi Korban Kasus Penyerangan Az Zikra, Syiah Mengadu ke Komnas HAM
11:00:02 PMPIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com


Merasa jadi 'korban' dalam kasus penyerangan pengurus Majeliz Dzikir Az Zikra pimpinan Ustadz Muhammad Arifin Ilham, kelompok Syiah mengadu kepada Komnas HAM, Kamis sore kemarin (12/3/2015).

Lembaga OASE (Organization of Ahlulbayt for Social Support and Education) yang merupakan tempat Emilia Renita AZ (isteri Jalaludin Rakhmat) bernaung, mendatangi Komnas HAM untuk mengadukan klaim mereka bahwa telah terjadi fitnah dan kekerasan atas nama agama terhadap kelompok Syiah.

Diberitakan Islam Pos, anggota Komisi 8 DPR RI Jalaludin Rahmat, Emilia Renita (aktivis OASE), Bonar Tigor Naipospos (Setara Institute), KH Misbahul Munir (yang menurut Jalal dari Komisi Fatwa MUI Pusat, padahal beliau dari MUI DKI) serta Ferdi Irwandi yang merupakan ketua Tim Hukum OASE ikut hadir dalam acara 'curhat pengaduan' itu.

Dalam pres rilis yang dibagikan kepada wartawan dan dibacakan oleh tim hukum OASE Ferdi Irwandi - insiden kekerasan itu tidak akan terjadi jika tidak ada spanduk tolak Syiah yang dipasang di kompleks Az Zikra. Di depan komisioner Komnas HAM, Ferdi selaku tim hukum OASE, membacakan kronologis peristiwa yang terjadi di Az Zikra yang diklaimnya bukan penyerangan namun perkelahian.

Kasus ini kini ditangani oleh Kejaksaan Negeri Bogor dimana puluhan pelaku dinyatakan sebagai tersangka, meskipun mereka mengaku sudah bertaubat melakukan penyerangan terhadap kampung Majelis Az Zikra. (Fimadani)



Tobat, Mantan Jasmev Bagikan Tips Menghadapi Pasukan Cyber Pendukung Jokowi - Ahok
10:54:38 PMPIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com

Seorang facebooker yang mengaku sebagai anggota Jasmev (Jokowi Ahok Social Media Volunteer) yang sudah tobat, Fanya Fanila, semalam, Sabtu, 14 Maret 2015 mengunggah sebuah tips untuk menghadapi serangan pasukan cyber pendukung Jokowi - Ahok.

Ternyata, melawan pasukan cyber pendukung Jokowi - Ahok tak sulit. Begini caranya..

"Cara melawan Jokowi sebenarnya sungguh sangat sederhana, yaitu dengan kebenaran, sebab seperti kata kalimat bijak, kebenaran akan membebaskanmu. Kebenaran macam apa yang dapat digunakan untuk menghantam Jokowi dan Jasmev yang tidak punya etika itu? Kebenaran mengenai Jokowi dan Jasmev itu sendiri, sebab yang harus selalu diingat adalah semua hal yang ditampilkan Jokowi dan Jasmev adalah ilusi, sekedar trik sulap untuk menipu mata rakyat, sesederhana itu, dan tidak rumit.," demikian tulis Fanya.

Alasan Jasmev membully pihak yang membuka rahasia trik sulap Jokowi, menurut Fanya, adalah untuk mengubur rahasia itu sekaligus mengubur pihak yang membukanya dengan membully. Satu-satunya cara melawan Jokowi adalah dengan membuka kebenaran tentang Jokowi, dan Jasmev.

"Contoh, Jokowi dan pihak di belakang Jasmev, Kartika Djoemadi memiliki satu persamaan signifikan, yaitu sama-sama pembohong dan penipu, bila Jokowi telah lebih dari enam puluh kali berbohong kepada rakyat Jakarta, maka Kartika Djoemadi telah berbohong kepada publik karena mengaku-ngaku lulusan Phd dari Amsterdam dan bekerja di Universitas Paramadina padahal tidak benar dan sudah dibantah oleh pihak universitas," demikian tulis Fanya lagi.

Membongkar kebohongan Jokowi, Kartika Djoemadi dan Jasmev, tambah Fanya, sesungguhnya tidak sulit karena mereka telah melakukan begitu banyak kebohongan sehingga bahkan bila Stan Greenberg turun tangan langsung dia juga tidak akan mampu mengubur semuanya dengan sempurna.

"Membongkar kebohongan Jokowi itu sangat gampang sebab kebohongan itu secara gamblang terpampang di depan mata setiap warga dan rakyat Indonesia," tulis Fanya.

"Memperhatikan sepak terjang Jokowi selama 1,5 tahun terakhir saya berhasil menemukan rumus cara menemukan kebohongan Jokowi dan rumus tersebut adalah setiap kalimat, setiap kata, setiap huruf dan setiap titik yang keluar dari mulut Jokowi dan Jasmev adalah kebohongan, sehingga tugas kita menemukan kebenaran yang tentu saja bertolak belakang dari apa yang disampaikan Jokowi dan Jasmev,"imbuhnya.

Tugas selanjutnya susah-susah gampang, yaitu bertahan melawan gempuran Jasmev yang mencoba mencegah informasi tentang kebohongan Jokowi tersebar kepada khalayak ramai. Bagi yang tidak tahu cara melawan troll internet seperti Jasmev maka melawan mereka adalah sangat sulit dan makan hati, tapi bagi yang sudah tahu caranya maka melawan Jasmev luar biasa gampang sehingga kita bisa menang dalam 1000 pertempuran melawan Jasmev dengan mata tertutup.

Untuk melawan Jasmev yang perlu kita ketahui adalah bahwa mereka termasuk sebagai Troll internet. Apa itu troll? Troll internet adalah kelompok pengguna internet yang biasanya masuk ke sebuah diskusi tentang suatu topik dengan tujuan mengacaukan diskusi tersebut, baik dengan tiba-tiba memaki dan berkata kasar sehingga memancing keributan atau berpura-pura bego. Troll sebenarnya sudah ada sejak dunia message board ada di internet, namun salah satu troll bayaran pertama di Indonesia atau troll profesional adalah Jasmev.

Lantas bagaimana cara melawan mereka? Gampang, lagi-lagi dengan kebenaran.

Pertama dengan menyadari bahwa orang yang kita hadapi adalah Jasmev yang sedang ngetroll, dan setelah itu kita memiliki dua pilihan, yaitu dengan cuekin Jasmev alias troll itu dan membiarkan sang troll ngomong sendiri

Kedua melawan troll dengan terus menulis kebenaran mengenai Jokowi terlepas dari upaya mereka melencengkan topik yang sedang dibahas.

Pilihan pertama gampang, tapi pilihan kedua ada seni tersendiri, dan yang terpenting adalah terlepas usaha Jasmev mengubah topik baik dengan kata-kata kasar ataupun mengalihkan topik, maka kita harus membalikan ke topik semula dan terus berusaha supaya kendali pembahasan sepenuhnya berada di tangan kita dengan terus kembali kepada kebenaran mengenai kebohongan Jokowi.

Fanya pun memberi ilustrasi bagaimana cara mengendalikan trit (thread, red) yang sudah disusupi Jasmev:

Kita: Kenapa Jokowi berbohong kepada warga Jakarta? Kemarin bilang mau mengurus Jakarta selama lima tahun, kok sekarang nyapres?

Jasmev: kamu pasti panasbung, utusan Prabowo bla bla bla...

Kita: tidak ada hubungan, sekarang jawab, kenapa Jokowi berbohong? Masa pemimpin suka berbohong dan meninggalkan tanggung jawab?

Jasmev: Dasar panasbung yang tidak mau melihat Indonesia maju.

Kita: Pemimpin pembohong tidak akan pernah bisa memajukan Indonesia. Kenapa kita harus memilih pemimpin pembohong?

Jasmev: dibayar berapa kamu oleh lawan Jokowi?

Kita: Di atas ada beberapa pertanyaan, kok tidak dijawab sih?

Jasmev: pasukan nasi bungkus lu, cela Jokowi karena gak bisa korupsi di bawah Jokowi yah?

Kita: Selain pembohong, Jokowi juga membiarkan temannya Michael Bimo korupsi pengadaan bus transjakarta, jadi kenapa kita harus milih dia mengurus Indonesia? Jawab, atau tidak bisa jawab?

Demikianlah tips yang disajikan Fanya Fanila.

Memang, meski pilpres sudah usai, tapi pasukan cyber pendukung Jokowi - Ahok masih terasa keberadaannya di ruang media sosial. Untuk mengawal Jokowi dan Ahok, mereka masih sering menggunakan teknik-teknik troll seperti yang diungkap Fanya di atas. Untuk menghadapinya, sudah pernahkah Anda mencoba tips ini? Jika belum, mungkin tips Fanya tadi bisa bermanfaat.


RSSFWD - From RSS to Inbox
3600 O'Donnell Street, Suite 200, Baltimore, MD 21224. (410) 230-0061
WhatCounts
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

PETA MEDAN JOHOR

PETA MEDAN JOHOR

REAL COUNT PILGUBSU 2018

REAL COUNT PILGUBSU 2018
DPC PKS Medan Johor by Zul Afkar
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. DPC PKS Medan Johor - All Rights Reserved
Original Design by Creating Website Modified by Zoel Afkar MK