Headlines News :
Home » » PIYUNGAN ONLINE

PIYUNGAN ONLINE

Written By Unknown on Thursday, January 15, 2015 | 10:38 PM

Your RSS feed from RSSFWD.com. Update your RSS subscription
RSSFWD
PIYUNGAN ONLINE

PIYUNGAN ONLINE

Portal Berita, Politik, Dakwah, Dunia Islam, Kemasyarakatan, Keumatan

Tak Ditemui Jokowi di Istana Negara, @fadjroeL Tetap Salahkan DPR
1:29:09 AMPIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com

Fadjroel Rachman saat ke Istana Negara untuk bertemu Presiden Jokowi (15/1/2015)

Relawan Jokowi yang getol di social media, Fadjroel Rachman, kemarin (15/1/2015) mendatangi Istana Negara untuk menemui Presiden Jokowi. Kedatangan Fadjroel untuk menyuarakan penolakan para relawan terhadap Komjen Budi Gunawan yang menjadi calon tunggal Kapolri.

"Kami tak akan mencabut dukungan, tapi kami akan meneror Presiden Jokowi terus. Dengan cara terus mendatangi seperti ini," kata Fadjroel seperti diberitakan detikcom.

Namun Fadjroel Rachman harus menerima kenyataan pahit. Dia harus pulang dengan tangan hampa. Presiden Jokowi terlalu sibuk untuk bertemu Fadjroel.

"Nggak jadi ketemu, waktunya di re-schedule," ujar Fadjroel? yang ngaku dirinya diundang pihak Istana, Kamis (15/1).

?Fadjroel pun memilih langsung pulang. Di pintu masuk Kompleks Istana, dia pun bertemu dengan relawan lain, salah satunya Olga Lydia. Sama seperti Fadjroel, mereka pun tidak bisa masuk karena sang presiden tak bisa diganggu. Padahal biasanya, bagi relawan tergolong sering ditemui oleh Jokowi.

Namun tampaknya Fadjroel tak kecewa dengan Jokowi. Walau sudah bertepuk sebelah tangan, Fadjroel tak mengecam Jokowi yang mengusulkan BG sebagai calon Kapolri ke DPR, justeru Fadjroel menyalahkan dan mengecam DPR.

"Pagi. Tetap mengingatkan Presiden @jokowi_do2 agar MEMBATALKAN TERSANGKA Komjen (pol) BG sebagai Kapolri. DPR ke laut saja krn memilih BG!" ujar aktivis abadi ini melalui akun twitternya @fadjroeL, Jumat (16/1/2015).

Relawan yang satu ini memang patut dipuji militansinya dalam mendukung Jokowi. Baginya Jokowi tak pernah dan tak bisa salah.



Justeru Salah Kalau DPR Tak Loloskan Budi Gunawan
1:21:47 AMPIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com

Komjen Budi Gunawan saat memngikuti proses fit and proper test calon Kapolri di DPR (Rabu, 14/1/2015)
DPR akhirnya menyetujui usulan Presiden Joko Widodo yang mengusulkan Komjen Budi Gunawan menjadi Kapolri. Proses fit and proper test telah digelar Komisi III DPR (14/1) yang kemudian disetujui dalam Rapat Paripurna DPR Kamis kemarin (15/1). Hasil ini sudah disampaikan DPR ke Presiden Jokowi untuk selanjutnya proses pelantikan Budi Gunawan sebagai Kapolri tergantung Presiden Jokowi.

1. Sekarang hitungannya | berani kah Jokowi lantik dan angkat Budi Gunawan pilihannya sendiri?

2. Bola panas nya dimana? ditangan DPR kah atau ditangan Jokowi kah? toh yang mengajukan nama itu adalah hak prerogratif Jokowi.

3. Yang melantik dan mengambil sumpah kapolri itu siapa? bukankah Jokowi.

4. Lalu apakah lantas jokowi bisa salahkan DPR yang lakukan uji kelayakan seorang Budi Gunawan? sementara DPR hanya menjalankan fungsi dan tugasnya.

5. Kalau DPR ikuti ketetapan KPK yang menetapkan BG sebagai tersangka | berarti DPR menjadi lembaga politis yang bisa dipengaruhi | #hukum

6. Fungsi dan tugas DPR dalam proses pemilihan kapolri adalah sebagai penguji kelayakan dari pangkat dan riwayat tugasnya di kepolisian.

7. Dalam uji kelayakan dan kepatutan. BG layak jadi kapolri. Karena syarat bintang tiga terpenuhi | dan di ajukan oleh presiden.

8. Prasyarat dan kepangkatan pada diri BG juga sesuai dengan syarat untuk duduk sebagai kapolri | soal kepatutan itu normatif.

9. Mengapa normatif | hukum di negara ini yang putuskan | (Yaitu) 'keputusan hukum tetap' dan 'terbukti bersalah di pengadilan'. Itu hak warga negara.

10. Kalau DPR ikuti situasi berdasarkan keputusan KPK yang menetapkan BG tersangka | itu bisa lebih disalahkan | karena ini soal hukum.

11. Biarkan proses itu berjalan sesuai ketetapan | keputusan tetap di tangan presiden bukan DPR.

12. Sekali lagi | yang melantik dan mengambil sumpah kapolri | ya presiden bukan DPR

13. DPR sudah jalani fungsi dan tugasnya | dalam proses pemilihan kapolri | sekarang semua keputusan kembali pada presiden | #proses

*dari twit @bang_dw



RSSFWD - From RSS to Inbox
3600 O'Donnell Street, Suite 200, Baltimore, MD 21224. (410) 230-0061
WhatCounts
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

PETA MEDAN JOHOR

PETA MEDAN JOHOR

REAL COUNT PILGUBSU 2018

REAL COUNT PILGUBSU 2018
DPC PKS Medan Johor by Zul Afkar
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. DPC PKS Medan Johor - All Rights Reserved
Original Design by Creating Website Modified by Zoel Afkar MK