Headlines News :
Home » » PIYUNGAN ONLINE

PIYUNGAN ONLINE

Written By Unknown on Saturday, January 17, 2015 | 8:59 PM

Your RSS feed from RSSFWD.com. Update your RSS subscription
RSSFWD
PIYUNGAN ONLINE

PIYUNGAN ONLINE

Portal Berita, Politik, Dakwah, Dunia Islam, Kemasyarakatan, Keumatan

[Kasus Budi Gunawan] Eggi Sudjana: Ini Permainan Politik Tingkat Dewa
11:58:04 PMPIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com

Pengamat politik dan hukum Eggi Sudjana menilai ada permainan politis sejak awal dalam pemilihan calon kapolri.

Adanya permainan politik itu tersirat dalam posisi dan komposisi dukungan yang diberikan kepada Komjen Budi Gunawan oleh DPR. Fraksi yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP) mendukung kecuali Partai Demokrat.

Fraksi dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH) semuanya juga mendukung. Bahkan Fraksi PDI Perjuangan solid karena sejarah hubungan Budi Gunawan yang pernah menjadi ajudan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri ketika menjadi presiden.

"Ini menunjukkan ada mainan politik tingkat dewa," ujar Eggi. Ahad, 18 Januari 2015.

Menurut Eggi, dinamika pemilhan calon kapolri dari awal sudah ada yang bermain dengan mencoba membenturkan antara Megawati dan Presiden Jokowi. 


"Mungkin ingin ada yang menciptakan konflik antara Jokowi dan Megawati," katanya.

Dalam beberapa diskusi setelah Jokowi menunda pelantikan Budi Gunawan, muncul keyakinan bahwa Jokowi tetap akan melantik Budi Gunawan setelah ada klarifikasi dari KPK mengenai kasus dugaan gratifikasi yang melibatkan polisi berpangkat KomJen tersebut.


Memang, hingga kini belum ada catatan sejarah bahwa seseorang yang sudah ditersangkakan KPK bisa melenggang bebas. Namun, Jokowi yang sangat yakin bahwa Budi Gunawan bersih tetap ingin menempatkan BG sebagai Kapolri. Di mana kasus ini akan bermuara? Apakah Budi akan dibui? Atau hanya digantung sampai masyarakat lupa? [*]


Blunder-Blunder Jokowi Yang Membuat Kacau Ketatanegaraan RI
11:45:00 PMPIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com

Belum genap 100 hari menjabat sebagai presiden RI, kebijakan ditempuh Joko Widodo dinilai sudah banyak blunder, bahkan mengeyampingkan konstitusi dan peraturan perundang-undangan.

"Pertama, dapat kita lihat dari kebijakannya menaikkan harga BBM di tengah harga bakar dunia menurun," papar pemerhati politik dari The Indonesian Reform, Martimus Amin, Minggu, 18 Januari 2015.

Kemudian, Jokowi menurunkan harga BBM dari premium semula Rp 7.600 dari Rp 8.500 per liter, dan Solar dari Rp 7.400 menjadi Rp 7.250 per liter. Kini harga BBM kembali diturunkan. Harga Premium menjadi Rp 6.600 per liter dan Solar menjadi Rp 6.400 per liter yang mulai berlaku hari Senin besok.

Ia menilai kebijakan Jokowi menaikkan dan menurunkan harga BBM yang ditempuh secara gegabah telah menyebabkan harga bahan pokok, tarif angkutan umum, serta harga produk industri yang membumbung naik tidak mau turun kembali. Meski harga BBM sudah diturunkan sebanyak dua kali.

"Kedua, catatan kami di sini soal pemberhentian Kapolri Jenderal Sutarman yang masih lama berakhir masa jabatannya dan pengusulan Komjen Pol. Budi Gunawan sebagai penggantinya," terangnya lebih lanjut.

Pergantian Kapolri ini telah menimbulkan kontroversi berkepanjangan atas ditetapkan status tersangka calon Tribharta 1 usulan Jokowi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Momen penetapan status tersangka Komjen BG bersamaan proses fit and proper test Komisi II DPR dalam menindaklanjuti surat presiden. Setelah DPR RI menyetujui malah Jokowi menunda pelantikan Budi Gunawan dan mengangkat Plt. Kapolri yakni Komjen Badrudin Haiti.

Blunder yang dilakukan jokowi lebih jauh lagi, menurut Martimus, terkait pemberhentian Kapolri Sutarman dan pengangkatan Plt. Kapolri itu ternyata juga tidak pernah meminta persetujuan DPR sesuai diatur UU 2/2002 Tentang Kepolisian.

"Kalau Presiden Jokowi terus menempuh kebijakan seperti ini, maka kita tak dapat membayangkan kekacauan apa lagi yang akan terjadi pada sistem ketatanegaraan kita," demikian mantan caleg DPRD Gerindra ini. [rmol]


RSSFWD - From RSS to Inbox
3600 O'Donnell Street, Suite 200, Baltimore, MD 21224. (410) 230-0061
WhatCounts
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

PETA MEDAN JOHOR

PETA MEDAN JOHOR

REAL COUNT PILGUBSU 2018

REAL COUNT PILGUBSU 2018
DPC PKS Medan Johor by Zul Afkar
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. DPC PKS Medan Johor - All Rights Reserved
Original Design by Creating Website Modified by Zoel Afkar MK