Headlines News :
Home » » PIYUNGAN ONLINE

PIYUNGAN ONLINE

Written By Unknown on Wednesday, January 14, 2015 | 7:36 PM

Your RSS feed from RSSFWD.com. Update your RSS subscription
RSSFWD
PIYUNGAN ONLINE

PIYUNGAN ONLINE

Portal Berita, Politik, Dakwah, Dunia Islam, Kemasyarakatan, Keumatan

Gelar Sidang Paripurna, DPR Siap Tetapkan BG dan Pemimpin KPK Baru
10:32:00 PMPIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com

DPR menggelar sidang paripurna pagi ini, Kamis, 15 Januari 2015.  Beberapa agenda akan dibahas dalam paripurna yang  dimulai pukul 10.00 WIB ini. Salah satunya penetapan Komisaris Budi Gunawan sebagai Kapolri. 

Penetapan Budi ini diawali dengan laporan pemimpin Komisi III mengenai hasil pembahasan uji kelayakan dan kepatutan terhadap Budi Gunawan kemarin. Setelah itu, akan ada pengambilan keputusan terhadap hasil pembahasan tersebut.

Budi Gunawan terlihat sudah sudah tiba di Gedung DPR pagi ini. Sejak diterima sebaai calon Kapolri oleh Komisi III kemarin, ia memang diminta hadir dalam paripurna penetapannya dirinya hari ini. Sempat masuk ruang paripurna, Nusantara II DPR, Kepala Lembaga Pendidikan Polri ini turun lagi lewat lift sekitar pukul 09.05 WIB.

Tidak ada komentar ataupun pernyataan yang disampaikan oleh Budi kepada awak media. Pengawalan petugas kepolisian sangat ketat. Komjen Budi Gunawan enggan merespon pertanyaan awak media. Sambil terburu-buru, dia turun lewat lift.

"Nanti mas, Bapak turun sebentar. Infonya mau sholat dulu. Nanti juga naik, ikut paripurna kok," kata salah seorang petugas Polri Ajun Komisaris A Yani di luar ruang paripurna.

Selain melaporkan hasil uji kepatutan dan kelayakan terhadap Budi, Komisi III juga akan melaporkan hasil uji kepatutan dan kelayakan pada dua calon pimpinan KPK, Roby Arya Brata dan Busyro Muqoddas beberapa waktu lalu. [CNN/cs/*]


Inilah Surat Terbuka Relawan Dua Jari Untuk Jokowi
10:22:40 PMPIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com

Penolakan terhadap Komjen Pol Budi Gunawan sebagai Kapolri datang dari berbagai pihak, termasuk relawan Joko Widodo. Kamis 15 Januari 2015, Relawan Dua Jari yang mendukung Jokowi selama Pemilu 2014, mengirimkan surat terbuka kepada Jokowi berisi ultimatum untuk membatalkan Budi Gunawan sebagai Kapolri.

"Kami merasa gelisah karena pencalonan Budi Gunawan sebagai Kapolri telah menafikan penetapan yang bersangkutan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Karena itu kami meminta Bapak (Jokowi) selaku penerima mandat rakyat agar mencabut/membatalkan pencalonan Komjen Pol Budi Gunawan sebagai Kapolri," demikian kutipan surat terbuka Relawan Konser Salam Dua Jari yang diterima berbagai media pagi ini.

"Kami bukan relawan yang apatis. Kami peduli, dan soal Kapolri ini merupakan keputusan besar yang seharusnya menunjukkan komitmen pemerintah untuk memberantas korupsi. Sudah saatnya kami menulis surat terbuka kepada Presiden sebagai pengingat atas janji-janjinya ketika kampanye," ujar Nia Dinata, salah satu relawan yang turut memohon Jokowi menarik pencalonan BG.

Meski Jokowi disebut lamban oleh banyak pihak karena sampai saat ini tak juga menarik pencalonan Budi Gunawan, bahkan ketika sesaat lagi Budi diumumkan di paripurna DPR sebagai Kapolri baru pengganti Jenderal Sutarman, Nia berpendapat kesalahan tak bisa seluruhnya ditimpakan kepada Jokowi.

"Pak Presiden sekarang sedang sendirian karena semua masukan untuk dia seragam, setipe, mulai masukan dari Komisi Kepolisian Nasional sampai petinggi-petinggi partai politik di sekitarnya -bahwa Budi Gunawan tak apa-apa. Komisi III DPR pun kemarin menyetujui Budi Gunawan sebagai Kapolri secara aklamasi," kata Nia.

Sebagai pemimpin, ujar sutradara perempuan itu, Jokowi saat ini membutuhkan masukan yang berbeda, dan itu datang dari Komisi Pemberantasan Korupsi, para aktivis, rakyat yang bersuara lewat sosial media, dan kini relawannya sendiri.

"Kami kini meminta Presiden untuk mengindahkan imbauan KPK," kata Nia. Jika tidak, seperti yang dituliskan pada surat terbuka Relawan Dua Jari, para relawan Jokowi akan turun ke jalan dan meminta KPK segera mengusut tuntas kasus pidana rekening gendut yang melibatkan Budi Gunawan.

Berikut selengkapnya surat terbuka Relawan Dua Jari untuk Presiden Jokowi:

SURAT TERBUKA
UNTUK PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
JOKO WIDODO

Yang Terhormat Bapak Presiden,

Perkenankanlah kami, relawan yang selama ini medukung Bapak Presiden untuk sebuah gerakan Revolusi Mental demi Indonesia yang lebih baik, menyampaikan suara hati kami sehubungan dengan disetujuinya pencalonan Komjen (Pol) Budi Gunawan sebagai Kepala Polisi Republik Indonesia oleh DPR RI.

Kami merasa gelisah karena pencalonan Budi Gunawan sebagai Kapolri telah menafikan penetapan yang bersangkutan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi dalam kasus dugaan korupsi.

Karena itu kami meminta Bapak selaku penerima mandat rakyat agar mencabut/membatalkan pencalonan Komjen Pol Budi Gunawan sebagai Kapolri,

Kami sadar pemilihan Kapolri merupakan hak prerogratif Bapak sebagai Presiden. Namun kami juga berharap agar sosok Kapolri adalah sosok yang beintegritas dan punya rekam jejak baik.

Perlu kami ingatkan bahwa dukungan kami bukan merupakan cek kosong. Kami mendukung dan memilih Bapak karena kami percaya Bapak akan memenuhi janji dalam hal pemberantasan korupsi dan penegakan hukum di Indonesia yang Bapak sampaikan ketika kampanye.

KPK telah menetapkan Budi Gunawan sebagai tersangka, maka kami imbau Bapak Presiden menghormati keputusan tersebut sebagai wujud janji Bapak saat kampanye, bahwa tidak akan memilih pejabat negara yang bermasalah dengan hukum.

Jika Bapak tidak mencabut pencalonan Kapolri, melalui surat ini, kami sebagai relawan Konser Salam 2 Jari menyatakan akan turun ke jalan dan meminta KPK segera menuntaskan kasus pidana rekening gendut.

Kami percaya bahwa Bapak Jokowi sebagai presiden pilihan kami akan mendengarkan dengan hati dan tidak semata dengan telinga.

Kami gelisah karena tidak mampu meyakinkan Bapak untuk menarik kembali pencalonan Komjen (Pol) Budi Gunawan. Namun kami percaya Bapak masih punya hati untuk mendengarkan suara kami.

Relawan Konser Salam Dua Jari

Abdee Negara - Oppie Andaresta - Nia Dinata - Fifi Hadiyanto - Olga Lydia - Jflow - Catharina Widyasrini - Andre Opa Sumual - Adib Hidayat - Joko Anwar - Shafiq Pontoh - Ulin Yusron - Kadri Jimmo - Happy Salma - Indra Bekti - Salman Aristo - Dira Sugandi - Viddy Supit - Upi - Goenawan Moehammad - Agus Noor - Tompi - Sandyawan Sumardi - Alin Adita - Fadjroel Rachman - Glenn Fredly [CNN/fs]


RSSFWD - From RSS to Inbox
3600 O'Donnell Street, Suite 200, Baltimore, MD 21224. (410) 230-0061
WhatCounts
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

PETA MEDAN JOHOR

PETA MEDAN JOHOR

REAL COUNT PILGUBSU 2018

REAL COUNT PILGUBSU 2018
DPC PKS Medan Johor by Zul Afkar
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. DPC PKS Medan Johor - All Rights Reserved
Original Design by Creating Website Modified by Zoel Afkar MK