Headlines News :
Home » » PKS Sumatera Utara

PKS Sumatera Utara

Written By Unknown on Tuesday, January 13, 2015 | 8:16 PM

Your RSS feed from RSSFWD.com. Update your RSS subscription
RSSFWD

PKS Sumatera Utara

Official Website DPW PKS SUMUT

Pandangan @Fahrihamzah Terkait APBNP 2015
11:05:00 PM

Tweet by @Fahrihamzah
Selasa, (13/1/15)

Ini beberapa pandangan saya terkait #APBNP2015

#APBNP2015 disusun pada masa transisi pemerintahan. Basis penyusunannya dari APBN 2014.

Ruang fiskal masih sangat terbuka utk pemerintahan baru.

Pengajuan #APBNP2015 lebih kepada penyesuaian prog pemerintah yang belum terakomodir dalam APBNP 2015, sehingga merubah asumsi & postur.

Bukan karena kondisi perekonomian yang berubah.

Perubahan signifikan terjadi pada anggaran subsidi.

Pada RAPBN 2015, subsidi BBM senilai 81T atau 6% dr belanja pemerintah pusat.

Pada #APBNP2015 sekitar 276T atau sekitar 20-25% dari belanja pemerintah pusat.

Kebijakan harga BBM bersubsidi khususnya solar, masih memiliki potensi utk menggerek inflasi yg tinggi.

..jika harga minyak kembali ke kisaran 100 USD/barel & nilai tukar tetap tinggi.

peningkatan yang signifikan terdpt pd belanja infrastruktur/ modal, dalam RAPBNP 2015 direncanakan sebesar 290T

dimana sabelumnya 198,7T. tinggal kemampuan pemerintah untuk mengelolanya dengan baik.

yang agak mengkhawatirkan penerimaan pajak. dalam evaluasi ekonomi 2014 penerimaan pajak masih dibawah target.

dalam RAPBN 2015 ditargetkan sbesar 13,5% dari PDB. Angka ini sangat optimis jika melihat rasio tahun sblmnya, 12,38%

defisit diusulkan mengalami penurunan. Ini akan berdampak terhadap pbiayaan yg otomatis jg akan mengalami penurunan

dalam #APBNP2015 ini pemerintah punya ruang fiskal yang sangat besar dan luas

ruang fiskal ini paling signifikan adalah berasal dari pencabutan subsidi & tentunya perubahan asumsi makro kita.

dari pencabutan subsidi energi saja pemerintah dapat penambahan uang 181T.

jika dihitung secara keseluruhan maka ruang fiskal pemerintah tdk jauh dari nilai itu.

dampak penambahan ruang fiskal ini tentunya akan merubah struktur anggaran terutama pada pengeluaran-pengeluaran pemerintah

hipotesisnya adalah perubahan struktur anggaran harus berdampak pada perubahan struktur ekonomi masyarakat

ketimpangan, kemiskinan.. apakah bisa diselesaikan melalui #nawacita yang merasuk kedalam struktur #APBNP2015 ini?

Dari tabel pengeluaran terlihat pelayanan umum (public services) hilang sekitar 178T & tersebar ke berbagai bidang.

Ketika public services mulai berkurang, arah pemerintahan akan cenderung mengikuti reagenomics atau liberalisasi

Program prioritas, #nawacita dsb yang tercermin dlm struktur anggaran ini harus diamanti secara lebih detail. the devil is in detail.

Mmg ada peningkatan pada anggaran infrastruktur, pertanian dsb. Tapi keberpihakan juga bisa diukur dari proporsinya.

Berapa biaya infrastruktur pertanian jika dibandingkan dengan biaya tol laut?

Dan apa hubungannya tol laut dengan aktifitas ekonomi pedesaan atau pinggir pantai?

Untuk kinerja pemerintah detailnya kita tunggu RKA-KL & awasi kinerjanya melalui LKPP diakhir tahun nanti

Oya, dinota keuangan ditemukan berkali-kali terminologi infrastruktur dan konektivitas. Ini seperti berbau MP3EI.

Kita harus berhati-hati memaknai kebijakan infrastruktur dan konektifitas ini.

Ideologi MP3EI masih menganut ideologi pertumbuhan versi klasik dg teori trickle down effect-nya

Konsep MP3EI adalah pembangunan wilayah berbasis pertumbuhan.

Indonesia dibuat wilayah cluster dan titik-titik pertumbuhan.

Setiap cluster akan terkoneksi sehingga terkoneksi secara nasional maupun global.

Untuk itu proyek ini butuh dana besar terutama untuk infrastruktur dan konektifitasnya.

Infrastruktur dan konektifitas bisa seperti pisau bermata dua.. shg pemaknaannya harus hati-hati..

Dlm MP3EI, infrastruktur dimaknai sebagai investasi pemerinta & swasta yang diprioritaskan untuk membangun basis pertumbuhan.

..ekonomi wilayah dgn ciri bernilai kapitalisasi besar.

konektifitas dimaknai sebagai invenstasi pemerintah & swasta untuk menghubungkan antara wil pertumbuhan baik nasional maupun global.

jika kita bicara tentang #nawacita maka konsep tsb sama sekali tidak masuk di MP3EI #APBNP2015

kalau kita bicara #nawacita , infrastruktur dlm APBN hrs dimaknai

infrastruktur untuk pembangunan sektor-sektor yang.

menjadi mayoritas rakyat kita yang ada di sektor pertanian, nelayan kecil & UMKM.

dan konektifitas dimaknai sbg investasi yang mhubungkan aktifitas ekonomi petani, nelayan, UMKM ke pasar.

shg kapasitas ekonomi mrk tumbuh & menjadi pilar pertumbuhan ekonomi secara nasional.

Tapi kita juga belum tahu..apakah betul #nawacita dan #MP3EI tak akan bisa di-integrasikan...?

Yang jelas...semangat membangun infrastruktur kabinet JOKOWI ini menakjubkan...

Sehingga 3 Alokasi terbesar akan jatuh ke PU, Perhubungan dan Pertanian..semuanya terkait infrastruktur

Bicara ekonomi malam-malam...berat juga ya...besok kita sambung...

Ini hanya sekilas membaca dokumen yang di bawa menteri ke DPR dan belum ada pengantar Presiden..

Semoga bisa mencerdaskan...

Hashtag: #APBNP2015

Perubahan signifikan terjadi pada anggaran subsidi.


RSSFWD - From RSS to Inbox
3600 O'Donnell Street, Suite 200, Baltimore, MD 21224. (410) 230-0061
WhatCounts
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

PETA MEDAN JOHOR

PETA MEDAN JOHOR

REAL COUNT PILGUBSU 2018

REAL COUNT PILGUBSU 2018
DPC PKS Medan Johor by Zul Afkar
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. DPC PKS Medan Johor - All Rights Reserved
Original Design by Creating Website Modified by Zoel Afkar MK