Official Website DPW PKS SUMUT
| Perjalanan @anismatta Memimpin Krisis | @Fahrihamzah |
|
Fahri Hamzah Kultwit @FahrihamzahSenin, (14/04/14) Saya lanjutkan lagi Tweet: #PKSbersyukur. Kali ini tentang bagaimana @anismatta memimpin krisis.
Rabu, 30 Januari 2013 adalah waktu yang tak saya duga
Saya sedang bersama beberapa anggota DPR mengikuti pertemuan GOPAC di Manila.
GOPAC adalah Global organization of parliamentarian Against corruption.
Ini adalah organisasi yang di Indonesia dipimpin oleh bapak @pramonoanung
Di tengah diskusi tentang bagaimana mengakhiri korupsi saya menerima kabar.
Presiden PKS, Lutfi Hasan ditangkap KPK.
Saya tidak mengerti mesti bereaksi apa. Karena jauh. Tapi malam hari, saya menerima perintah untuk balik.
Besok @anismatta akan dilantik menjadi Presiden PKS yang baru.
Saya meminta izin kepada panitia bahwa saya akan pulang lebih awal.
Dan saya tiba di DPP PKS persis saat Presiden baru @anismatta akan berpidato.
Itu adalah pidato berkesan dan semua orang di ruangan itu menangis.
Sampai sekarang, saya tidak mengerti kenapa kami terharu.
Mungkin karena kami di PKS mengalami sesuatu yang tak pernah terbayangkan sebelumnya.
Seperti orang ditinggal kematian atau perpisahan. Ada kepedihan. Entah dimana.
Karena ini Sesuatu yang langka dan mustahil bagi PKS terjadi.
Jarak moral kader dengan apa yang terjadi memang sangat jauh.
Bayangkan Presiden partai ditangkap dengan tuduhan korupsi.
Inilah yang membuat shock dan memukul sangat keras. Hari-hari itu adalah hari-hari malu.
Malu kepada semua yang pernah kita katakan. Bukankah partai ini sangat sarat dengan ajaran moral?.
Justru itulah masalahnya. Apalagi setelah kasus pemeriksaan berjalan. Mengalir sampai jauh...
Tentang asmara dan percintaan yang tak ada kaitannya dengan perkara.
Tentang nafkah keluarga yang disiarkan sebagai aliran dana haram.
Tentang percakapan rahasia suami-isteri yang menjadi menu sarapan.
Inilah sandiwara yang Adalah pukulan bertubi-tubi yang hampir mematikan.
Tetapi Alhamdullilah, Aklamasi memutuskan @anismatta sebagai Presiden PKS adalah tepat.
Presiden @anismatta adalah sekjen sejak awal partai berdiri.
Secara organisasi dialah yang paling paham jeroan partai.
Tapi selama jadi sekjen, @anismatta sangat menikmati kerja di dapur.
Baginya amanah jabatan jangan dikejar dan Baginya kapasitas lebih penting dari posisi jabatan.
Maka, ketika secara Aklamasi dia ditunjuk, dia mengingatkan yang memilih.
"Saya juga ada masalah, apakah saya tidak akan jadi beban?" Tanyanya.
Semua yang hadir meyakinkannya. Dan bismillah ia dilantik.
Dalam pidatonya ia mengajukan 3 syarat jika ingin lulus ujian ini.
Tawakal kepada Allah, Soliditas ukhuwwah dan kerja keras.
"Hari ini, tidak ada lagi waktu untuk tidur", teriaknya. Tatajafa junubuhum anil madhoji'...!!
Pidatonya menggelegar di seluruh negeri. Moral kader dibangkitkan dengan ayat-ayat ilahi.
Kisah-kisah ilahiyah diangkat ke permukaan menjadi hikmah .
Dan kader serta simpatisan diajak dalam kesadaran yang penuh.
"Inilah saat kita memandang diri kita dengan cara baru." "Jangan2 memang kita banyak salah dan perlu evaluasi."
"Pelajaran ini sangat berharga dan merupakan sayang Allah pada kita." "Sekarang mari mengubah strategi."
"Pencitraan takkan lagi berfungsi. Kita perlu masuk ke hati publik."
"Datanglah dan jadikanlah rumah masyarakat sebagai rumah kita."
"Tampil lah apa adanya karena memang kita apa adanya."
"Dari dulu kita begini dan tidak ada yang berubah kecuali Kemampuan melayani."
"Rasakan respon publik kepada kita lalu pegang lah dada kita."
"Sekarang, apakah ada gemuruh kemenangan di dada kita?"
Itulah akhir pidato yang selalu didengungkan... Kader bangkit dan mesin partai menggeliat.
Hanya dalam setahun, @anismatta memimpin sebuah rute yang rumit.
Ia mengumpamakan dengan kisah nabi yusuf :masuk sumur dan dari keluar sumur menuju istana.
Sekarang, setelah pemilu dan ketika suara sedang dihitung. Kita bersyukur bahwa PKS bertahan.
Semuanya karena karunia Allah penguasa alam semesta.
Tak ada rencana yang jalan. Kecuali mendapat ijin dan restu dariNya.
DPP PKS dibawah Presiden @anismatta telah berupaya keras.
Dalam keadaan sulit ketika semua orang diyakinkan bahwa PKS habis.
Maka capaian yang ada sekarang adalah prestasi di bawah cibiran.
Saya merasa bagaimana kawan-kawan pergi meninggalkan kita.
Kita seperti terpojok sendiri tanpa kawan.
Dalam keadaan seperti itu pimpinan kita membesarkan jiwa kita.
Orang2 yang paham organisasi akan paham apa yg PKS lakukan.
Persis setelah #PutihkanGBK seorang kawan saya mengabarkan.
"RI, orang2 kaget mereka kira partai lo akan mati."
Dan betul #PKStidakMati bahkan bikin kejutan. Ke depan PKS akan terus bikin kejutan. Insya Allah. Berikut Cuplikan Video Orasi Perdana Presiden PKS Anis Matta:
|