PIYUNGAN ONLINE
Portal Berita, Politik, Dakwah, Dunia Islam, Kemasyarakatan, Keumatan
| Petikan Cadas Gitar Gadis Berjilbab Asal Bandung Hebohkan YouTube | ||
| ||
Gadis berjilbab asal Bandung bernama Meilani Siti S hebohkan pengguna media sosial dengan kepiawaiannya dalam teknik memainkan gitar. Remaja 15 tahun tersebut menggemparkan dunia media sosial melalui akun YouTube pribadinya bernama MelSickScreamoAnnie. Di akun YouTube-nya itu, Meilani membagi video-video dirinya tengah bermain gitar dengan musik cadas. Seperti dilansir KompasTekno, Jumat (9/1/2015), Meilani telah mengunggah 13 video di halaman akun YouTube-nya, enam di antaranya memunculkan Meilani sedang memainkan lagu-lagu band metal internasional dengan gitarnya. Ada pula satu video yang menunjukkan gadis ini sedang latihan inhale scream. Salah satu video paling menghebohkan adalah saat ia memainkan "Hourglass", lagu milik grup Lamb of God, yang diunggah pada 3 Maret 2014. Pada video itu, Meilani tampak mengenakan seragam sekolah. Video itu diimbuhi keterangan "Check! Check! Has taken before I'm going to school, I wish you're enjoying it." Hingga berita ini dibuat, sudah 398.585 orang yang menonton video tersebut dengan 631 komentar yang ditinggalkan. Gitaris andal dari grup Puppen, Robin Malau, turut mengomentari video itu. "Ini brilian," kata mantan personel band underground terkemuka di Bandung tersebut. Tanggapan atas video Meilani juga ramai di Twitter. "Nama akunnya aja MelSickScreamoAnnue, cadas tenan," tulis akun Twitter @madeindar. "@melianisitismtn teh follback dong, fans dari lampung nih, saya salut sama kamu yg multi-talent," tulis akun @rahmadani_restu. *sumber: KompasTekno |
| [Pencalonan Kapolri] Jokowi Tak Libatkan KPK Telusuri Rekam Jejak Calon Kapolri | ||
| ||
"Sama sekali KPK tidak pernah dilibatkan. Pokoknya KPK tidak pernah diminta untuk menelusuri rekam jejak calon Kapolri," kata Samad kepada CNN Indonesia, Sabtu 10 Januari 2015. Presiden Joko Widodo sebelumnya melibatkan KPK dalam rekrutmen calon menteri Kabinet Kerja. Tidak hanya lembaga antikorupsi, Jokowi bahkan meminta rekam jejak transaksi keuangan calon pembantunya ke Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Sejumlah nama calon menteri yang diberikan Jokowi kepada KPK dicoret karena dianggap tidak sejalan dengan upaya pemberantasan korupsi. Namun dalam pencalonan Kapolri kali ini, Jokowi ternyata tak melibatkan KPK. Anggota Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Desmond Junaidi Mahesa sebelumnya juga mempertanyakan komitmen Jokowi dalam melibatkan KPK dan PPATK. Menurut Desmond, seharusnya Jokowi menyerahkan nama calonnya ke dua lembaga tersebut terlebih dahulu sebelum diajukan ke DPR. "Karena Jokowi selama ini bilang ingin menganut pemerintahan yang bersih. Makanya itu saya juga mau tahu, apakah sudah diserahkan ke KPK dan PPATK atau belum calon ini," kata Desmond kepada CNN Indonesia, Sabtu. Desmond memastikan, Komisi Hukum DPR bakal melakukan investasi untuk menelusuri rekam jejak Budi Gunawan. Dalam fit and proper tes juga akan dikonfirmasi sejumlah isu yang selama ini beredar di publik terkait latar belakang Budi. "Ini yang harus dijawab, bagaimana pajaknya? Beres atau tidak? Kelakuan dia di kepolisian bagaimana? Bagaimana dia menepis isu yang selama ini beredar?" ujar Desmond. Presiden Jokowi diketahui mengirim surat kepada pimpinan DPR tetanggal 9 Januari 2015. Surat itu menyebut bahwa Budi Gunawan layak diangkat sebagai Kapolri karena memiliki kemampuan, kecakapan, dan memenuhi syarat jadi Kapolri. Nama Budi juga merupakan salah satu yang masuk dalam opsi Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) untuk menjadi Kapolri. Kompolnas mengajukan dua opsi kepada Jokowi yang terdiri dari sembilan nama jenderal bintang tiga untuk opsi pertama dan empat nama untuk opsi kedua yang juga merupakan para jenderal bintang tiga. Budi Gunawan masuk dalam kedua opsi tersebut. Selain Budi, nama lain yang masuk dalam kedua opsi itu adalah Komjen Dwi Priyatno yang saat ini menjabat Inspektur Pengawasan Umum, Komjen Suhardi Alius yang sat ini menjabat Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, dan Komjen Putut Bayu Seno yang menduduki posisi Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri. [cnn/fs] |


