| PIYUNGAN ONLINE Portal Berita, Politik, Dakwah, Dunia Islam, Kemasyarakatan, Keumatan | [Resensi Buku] "Wonderful Couple" Karya Cahyadi Takariawan | | 12:00:03 AM | PIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com |
|
Judul Buku : Wonderful Couple Penulis : Cahyadi Takariawan Penerbit : PT Era Adicitra Intermedia, Solo Tebal Buku : 368 halaman Ukuran Buku : 14.5 x 20.5 cm; Hard Cover. Harga : Rp65.000,- Cetakan : I, Februari 2015 ISBN : 978-602-1680-11-7
***
Kita semua tentu sangat peduli dengan urusan ketahanan keluarga. Sebab pembentukan karakter bangsa harus dimulai dari pembentukan karakter dalam keluarga. Tidak ada karakter yang bisa dibangun tanpa keharmonisan keluarga.
Apabila keluarga kita harmonis, ini adalah sumbangan besar terhadap terciptanya masyarakat, bangsa dan negara yang harmonis. Sebaliknya, apabila ada keluarga yang berantakan, keluarga yang pecah berkeping, akan memberikan kontribusi secara negatif terhadap kebaikan masyarakat, bangsa dan negara. Dengan demikian, menjaga keharmonisan keluarga bukan hanya kepentingan masing-masing individu anggota keluarga, melainkan menjadi kepentingan bangsa dan negara. Jika keluarga berantakan, akan menjadi persoalan yang membebani bangsa dan negara pula. Dan, semua itu dimulai dari wonderful couple.
Makna Wonderful Couple
Wonderful couple adalah pasangan suami istri yang hidup harmonis dan bahagia. Mereka inilah yang disebut sebagai wonderful couple. Ada di antara mereka yang tinggal di rumah kontrakan tipe SSSSS (sangat sempit, sesak, susah selonjor), ada pula yang tinggal di rumah gedongan. Ada di antara mereka yang tinggal di pelosok pedesaan bahkan pedalaman, ada pula yang tinggal di pusat perkotaan. Ada yang bekerja di lahan-lahan pertanian atau peternakan, ada pula yang di kantor-kantor pemerintahan.
Ada di antara mereka yang berpendidikan rendah hanya lulus sekolah dasar, ada pula yang doktor dan profesor. Ada di antara mereka yang bepergian ke mana-mana dengan berjalan kaki atau naik sepeda kayuh, ada pula yang mengendarai mobil mewah. Ada yang rakyat jelata, ada pula yang menjadi pejabat negara. Wonderful couple ini bisa berada di mana-mana, dengan kondisi kehidupan yang tidak sama.
Mereka berasal dari berbagai golongan dan strata sosial. Mereka merasakan kebahagiaan dengan kondisi masing-masing yang sangat berbeda. Ini karena kebahagiaan bukan milik etnis tertentu, bukan milik strata sosial tertentu, bukan hak golongan ekonomi tertentu. Kebahagiaan bisa menjadi milik dari semua orang yang menghendaki dan mengupayakannya.
Wonderful couple adalah kisah kebahagiaan pasangan suami istri, kisah keharmonisan, kisah kemesraan, kisah kelembutan sikap, kisah cinta kasih, kisah romantisme, dan kisah kedamaian perasaan. Namun wonderful couple juga kisah perjuangan hidup, kisah pergulatan kepentingan, kisah kebersahajaan, kisah konflik dan permasalahan yang mampu diselesaikan dengan sikap dewasa dan matang. Wonderful couple adalah kisah sepasang anak manusia yang menemukan kesejiwaan, chemistry penyatuan yang unik, sehingga melahirkan keselarasan dan kebersamaan.
Buku ini adalah bagian kecil dari upaya mengingatkan kita semua tentang kehidupan berkeluarga. Pada buku ini penulis fokus menyampaikan tentang dinamika kehidupan pasangan suami istri dan bagaimana menyikapi dinamika tersebut.
Dari pasangan harmonis maka lahirlah keluarga harmonis. Dan dari keluarga harmonis maka lahirlah tatanan masyarakat yang harmonis pula.
* Beli online di: www.eraintermedia.com |
| Ini Bukti Mandat Palsu Munas Golkar Ancol | | Friday, March 13, 2015 11:55 PM | PIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com |
| Ratusan dokumen mandat Munas Ancol diduga palsu telah dilaporkan Golkar kubu Aburizal Bakrie ke Bareskim Mabes Polri pada Rabu, 11 Maret 2015 lalu. Aburizal atau Ical memperinci, setidaknya ada 43 surat mandat yang diduga tanda tangannya palsu. Salah satunya berasal dari Aceh. Kemudian yang kop surat tidak sesuai aslinya secara terperinci ada 104 surat mandat. Salah satu di antaranya dari Nabire. Pihaknya juga menemukan 18 surat mandat peserta Munas Ancol yang diduga stempelnya palsu. Contohnya surat mandat Kabupaten Manggarai. Selain itu ada 40 surat mandat yang diduga tidak memiliki kewenangan menandatangani surat mandat. "Banyak lagi contoh lainnya yang tidak cukup disebut satu-satu. Total ada 133 surat mandat," beber Aburizal melalui akun twitternya @Aburizalbakrie, pagi ini, Sabtu, 14 Marert 2015. Dari ratusan surat mandat itu, jelas Ical, ada yang satu unsur dugaan pemalsuan saja. Ada pula yang satu surat terdapat beberapa unsur dugaan pemalsuan. "Data dugaan pemalsuan tersebut, sudah kami laporkan ke Polri. Kami yakin Polri akan bekerja dengan profesional dan adil dengan fakta yang ada," twitnya lagi disertai posting foto lembaran surat mandat diduga palsu. Untuk diketahui pula, lanjut Ical, surat mandat yang digunakan dalam Munas Bali rinciannya, sebanyak 34 unsur DPD Provinsi dan 512 unsur DPD kabupaten/kota. Bandingkan dengan Munas Ancol yang hanya 16 unsur DPD provinsi dan 260 unsur kabupaten/kota. Ini berarti Munas Bali memenuhi syarat 100 persen sedangkan Ancol hanya 50,55 persen. "Data ini digunakan dalam persidangan Mahkamah Partai Golkar. Tak heran jika ketua Mahkamah Prof Muladi menyebut Bali lebih legitimate," tegasnya. "Karena itu wajar kami mempertanyakan mengapa Menkumham justru mengakui kubu Ancol?," pungkasnya, menambahkan |
|
0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !