Headlines News :
Home » » PIYUNGAN ONLINE

PIYUNGAN ONLINE

Written By Unknown on Saturday, March 14, 2015 | 11:25 PM

Your RSS feed from RSSFWD.com. Update your RSS subscription
RSSFWD
PIYUNGAN ONLINE

PIYUNGAN ONLINE

Portal Berita, Politik, Dakwah, Dunia Islam, Kemasyarakatan, Keumatan

Tobat, Mantan Jasmev Bagi Tips Hadapi Pasukan Cyber Pendukung Jokowi-Ahok
2:20:30 AMPIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com

Seorang facebooker yang mengaku sebagai anggota Jasmev (Jokowi Ahok Social Media Volunteer) yang sudah tobat, Fanya Fanila, semalam, Sabtu, 14 Maret 2015 mengunggah sebuah tips untuk menghadapi serangan pasukan cyber pendukung Jokowi - Ahok.

Ternyata, melawan pasukan cyber pendukung Jokowi - Ahok tak sulit. Begini caranya..

"Cara melawan Jokowi sebenarnya sungguh sangat sederhana, yaitu dengan kebenaran, sebab seperti kata kalimat bijak, kebenaran akan membebaskanmu. Kebenaran macam apa yang dapat digunakan untuk menghantam Jokowi dan Jasmev yang tidak punya etika itu? Kebenaran mengenai Jokowi dan Jasmev itu sendiri, sebab yang harus selalu diingat adalah semua hal yang ditampilkan Jokowi dan Jasmev adalah ilusi, sekedar trik sulap untuk menipu mata rakyat, sesederhana itu, dan tidak rumit.," demikian tulis Fanya.

Alasan Jasmev membully pihak yang membuka rahasia trik sulap Jokowi, menurut Fanya, adalah untuk mengubur rahasia itu sekaligus mengubur pihak yang membukanya dengan membully. Satu-satunya cara melawan Jokowi adalah dengan membuka kebenaran tentang Jokowi, dan Jasmev.

"Contoh, Jokowi dan pihak di belakang Jasmev, Kartika Djoemadi memiliki satu persamaan signifikan, yaitu sama-sama pembohong dan penipu, bila Jokowi telah lebih dari enam puluh kali berbohong kepada rakyat Jakarta, maka Kartika Djoemadi telah berbohong kepada publik karena mengaku-ngaku lulusan Phd dari Amsterdam dan bekerja di Universitas Paramadina padahal tidak benar dan sudah dibantah oleh pihak universitas," demikian tulis Fanya lagi.

Membongkar kebohongan Jokowi, Kartika Djoemadi dan Jasmev, tambah Fanya, sesungguhnya tidak sulit karena mereka telah melakukan begitu banyak kebohongan sehingga bahkan bila Stan Greenberg turun tangan langsung dia juga tidak akan mampu mengubur semuanya dengan sempurna.

"Membongkar kebohongan Jokowi itu sangat gampang sebab kebohongan itu secara gamblang terpampang di depan mata setiap warga dan rakyat Indonesia," tulis Fanya.

"Memperhatikan sepak terjang Jokowi selama 1,5 tahun terakhir saya berhasil menemukan rumus cara menemukan kebohongan Jokowi dan rumus tersebut adalah setiap kalimat, setiap kata, setiap huruf dan setiap titik yang keluar dari mulut Jokowi dan Jasmev adalah kebohongan, sehingga tugas kita menemukan kebenaran yang tentu saja bertolak belakang dari apa yang disampaikan Jokowi dan Jasmev,"imbuhnya.

Tugas selanjutnya susah-susah gampang, yaitu bertahan melawan gempuran Jasmev yang mencoba mencegah informasi tentang kebohongan Jokowi tersebar kepada khalayak ramai. Bagi yang tidak tahu cara melawan troll internet seperti Jasmev maka melawan mereka adalah sangat sulit dan makan hati, tapi bagi yang sudah tahu caranya maka melawan Jasmev luar biasa gampang sehingga kita bisa menang dalam 1000 pertempuran melawan Jasmev dengan mata tertutup.

Untuk melawan Jasmev yang perlu kita ketahui adalah bahwa mereka termasuk sebagai Troll internet. Apa itu troll? Troll internet adalah kelompok pengguna internet yang biasanya masuk ke sebuah diskusi tentang suatu topik dengan tujuan mengacaukan diskusi tersebut, baik dengan tiba-tiba memaki dan berkata kasar sehingga memancing keributan atau berpura-pura bego. Troll sebenarnya sudah ada sejak dunia message board ada di internet, namun salah satu troll bayaran pertama di Indonesia atau troll profesional adalah Jasmev.

Lantas bagaimana cara melawan mereka? Gampang, lagi-lagi dengan kebenaran.

Pertama dengan menyadari bahwa orang yang kita hadapi adalah Jasmev yang sedang ngetroll, dan setelah itu kita memiliki dua pilihan, yaitu dengan cuekin Jasmev alias troll itu dan membiarkan sang troll ngomong sendiri

Kedua melawan troll dengan terus menulis kebenaran mengenai Jokowi terlepas dari upaya mereka melencengkan topik yang sedang dibahas.

Pilihan pertama gampang, tapi pilihan kedua ada seni tersendiri, dan yang terpenting adalah terlepas usaha Jasmev mengubah topik baik dengan kata-kata kasar ataupun mengalihkan topik, maka kita harus membalikan ke topik semula dan terus berusaha supaya kendali pembahasan sepenuhnya berada di tangan kita dengan terus kembali kepada kebenaran mengenai kebohongan Jokowi.

Fanya pun memberi ilustrasi bagaimana cara mengendalikan trit (thread, red) yang sudah disusupi Jasmev:

Kita: Kenapa Jokowi berbohong kepada warga Jakarta? Kemarin bilang mau mengurus Jakarta selama lima tahun, kok sekarang nyapres?

Jasmev: kamu pasti panasbung, utusan Prabowo bla bla bla...

Kita: tidak ada hubungan, sekarang jawab, kenapa Jokowi berbohong? Masa pemimpin suka berbohong dan meninggalkan tanggung jawab?

Jasmev: Dasar panasbung yang tidak mau melihat Indonesia maju.

Kita: Pemimpin pembohong tidak akan pernah bisa memajukan Indonesia. Kenapa kita harus memilih pemimpin pembohong?

Jasmev: dibayar berapa kamu oleh lawan Jokowi?

Kita: Di atas ada beberapa pertanyaan, kok tidak dijawab sih?

Jasmev: pasukan nasi bungkus lu, cela Jokowi karena gak bisa korupsi di bawah Jokowi yah?

Kita: Selain pembohong, Jokowi juga membiarkan temannya Michael Bimo korupsi pengadaan bus transjakarta, jadi kenapa kita harus milih dia mengurus Indonesia? Jawab, atau tidak bisa jawab?

Demikianlah tips yang disajikan Fanya Fanila.

Memang, meski pilpres sudah usai, tapi pasukan cyber pendukung Jokowi - Ahok masih terasa keberadaannya di ruang media sosial. Untuk mengawal Jokowi dan Ahok, mereka masih sering menggunakan teknik-teknik troll seperti yang diungkap Fanya di atas. Untuk menghadapinya, sudah pernahkah Anda mencoba tips ini? Jika belum, mungkin tips Fanya tadi bisa bermanfaat.



"Melihat Jernih Hilangnya WNI di Turki & Kaitannya ISIS" by @AryaSandhiyudha
2:08:56 AMPIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com

Arya Sandhiyudha (kanan) saat kunjungi keluarga WNI yang hilang di Turki

Oleh Arya Sandhiyudha AS
Kandidat Ph.D Fatih Univ, Turki

1. Tuips, izin berbagi ttg titikpandang pribadi yg Sy sampaikan kpd media bbrp hari ini; yg biasanya dimulai dr isu #WNI yg hilang di #Turki.

2. Sy baru silaturahim dng keluarga yg #WNI-nya hilang di Turki. Dari jumlah yg disebut ada 6 ang keluarga besar mrk. (foto atas)

3. Duduk berbincang di rumah mrk di Solo, Sy merasakan suasana kehilangan mrk, juga dampak tdk langsung dr berita #ISIS kpd mrk. Empati #WNI

4. Sebabny Sy makin yakin kita perlu serahkan kesimpulan ttg 'motif' #WNI yg hilang tsb. {gabung ke #ISIS atw tdk} -ke pihak berwenang.

5. Konteks lain yg juga terdampak adlh jk pemberitaan kehilangan konteks yg faktual, yaitu pelajar & #WNI di Turki. Labelling dekat ke #ISIS

6. Di sini perlunya pemahaman thd 3 konteks : Turki, ISIS, dan Indonesia. Menjawab apakah tanah Turki gembur membuat ISIS subur? Dst.

7. Konteks 1 -Turki. Kebanyakan narsum/pengamat maparkan Turki seakan identik dng dunia Arab atau TimurTengah-AfrikaUtara pd umumnya.

8. ada karakter utama warga Turki yg eksis sampai saat ini, diantaranya "LAST" Laicism/Sekulerism, AtaTurkism, Sunni, Turkism.

9. Seagamis apapun ia akomodatif thd modernisme & sekulerisme. Gerakan2 yg diametral dng ide2 demokrasi tdk laku. Itu maksud Laicism.

10. Pun dlm data ada warga Turki gabung ke ISIS, trhitung dikit bila dilihat dr jarak geografis yg tetangga-dempet dr Iraq & Suriah.

11. seagamis apapun, masih menghormati Kemal AtaTurk -minimal dlm bentuk penghormatan warisan2 pendirian Republik Turki yg positif.

12. tdk aneh kalau kita dengar nama (misal) Erdogan, Mustafa Kemal Ataturk, & Fatih Sultan Mehmet, ditaut dlm satu paket slogan yel2.

13. 'Sunni' adlh identitas kolektif maknanya Lebih sbg 'penanda', krn Syi'ah ttap ada dng istilah Alevi, hub dagang dng Iran ttp baik.

14. Sikap tegas Turki thd rezim Bashar Assad bukan krn isu Sunni vs Syi'ah, tp krn proyek Assad sbg rezim yg menindas warganya sendiri.

15. Turkisme, juga jd karakter yg menjelaskan agak sulit membayangkan ada orang Turki yg berkenan dipimpin Khilafah ISIS yg asal Arab.

16. Kasus hilangnya wisatawan ke Turki dapat dilihat dr sisi lain, bahwa Turki trmasuk negeri teraman utk belajar, wisata, pun dagang.

17. Pengetatan visa scr berlebihan tdk boleh sampai menghambat perkembangan hubungan baik bilateral Indonesia-Turki yg tengah progress.

18. Atas dasar konteks Turki itu pelajar dan #WNI di Turki tdk layak dikaitkan/dicurigai. Kebanyakan masalah bukan dr yg mukim di Turki.

19. ketika disebut Gaziantep. Jangan kaitkan #ISIS yg musuh kemanusiaan dng pelajar2. Justru mrk garda terdepan bantuan kemanusiaan.

20. Mrk adlh mitra LSM2 yg antar bantuan Indonesia ke pengungsi Suriah via jalur resmi/legal bkerjasama dng yayasan & otoritas Turki.

21. Jalur bantuan kemanusiaan yg juga merupakan jalur legal tsb. diantaranya di Hatay, Reyhanli - Cilvegözü dan Kilis - Karkamis.

22. Kasus #WNI hilang ini jangan sampai membuat kita mengurangi misi bantuan kemanusiaan yg sebenarnya msh sangat kurang bagi pr pengungsi.

23. Turki juga butuh bantuan utk menangani pengungsi Suriah yg terus bertambah. Dlm 3 thn ini 0,21% APBN Turki didonasi utk kmanusiaan.

24. 2012-2013 bantuan Turki sampai USD 1,6 M, ini sangat besar dilihat dr kondisi yg tdk masuk deret negara terkaya dunia. Beban besar.

25. Total bantuan 2014, USD 4M 347 juta. Ini bila diakumulasi dng ragam bantuan dr LSM2 Turki yg mencapai USD 233 juta. Pun msh kurang.

26. Komplikasi persoalan ISIS, belasan faksi lain, rezim bengis.. mbuat kita mudah mbayangkan beban Turki mnangani pengungsi. Jgn stop!

27. Tangkal ISIS ke #WNI fokus di dlm negeri. Jangan malah pilih jalan mundur kontribusi Internasional. Sementara, sekian. Smg berfaedah :)

28. Itu kultuit pandangan singkat ttg konteks #Turki. Bila ada waktu. InsyAllah akan bahas konteks spesifik #ISIS nya dan #Indonesia -nya.

*dari twitter @AryaSandhiyudha, Ahad (15/3/2015)



RSSFWD - From RSS to Inbox
3600 O'Donnell Street, Suite 200, Baltimore, MD 21224. (410) 230-0061
WhatCounts
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

PETA MEDAN JOHOR

PETA MEDAN JOHOR

REAL COUNT PILGUBSU 2018

REAL COUNT PILGUBSU 2018
DPC PKS Medan Johor by Zul Afkar
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. DPC PKS Medan Johor - All Rights Reserved
Original Design by Creating Website Modified by Zoel Afkar MK