Headlines News :
Home » » PIYUNGAN ONLINE

PIYUNGAN ONLINE

Written By Unknown on Friday, March 13, 2015 | 12:02 AM

Your RSS feed from RSSFWD.com. Update your RSS subscription
RSSFWD
PIYUNGAN ONLINE

PIYUNGAN ONLINE

Portal Berita, Politik, Dakwah, Dunia Islam, Kemasyarakatan, Keumatan

Gunakan Kaos Bertulis Lulung = Lulusan Pemulung, Kaka 'Slank' Picu Amarah Netizen
2:53:23 AMPIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com


Kaka, salah satu anggota Band 'Slank', dalam sebuah rilis media Kamis, 12 Maret 2015 kemarin, menilai Haji Abraham Lunggana, alias Haji Lulung, salah seorang anggota DPRD DKI Jakarta, sebagai orang yang berbahaya. Tak hanya itu, Kaka juga menilai Haji Lulung kurang 'smart'. 

"Dia (Haji Lulung) perwakilan daerah yang kurang smart dan emosional," ujar Kaka, hari Rabu 11 Maret 2015.

Kaka juga mengetahui ada banyak meme yang meledek Haji Lulung.  Namun ia enggan ikut-ikutan mengejek Haji yang kondang di kalangan masyarakat Betawi itu.

"Sudah ah, kasihan. Ngeledek di sini saja sudah cukup," ujar Kaka sembari tertawa dan memperlihatkan kaus putih oblong yang dikenakannya. Kaus itu bertulis tangan dengan spidol: "Lulung, Lulusan Pemulung".

--------

Menanggapi hal tersebut, beberapa netizen terpicu kemarahannya.

Akun @KicauAnonim mengatakan bahwa artis ini sudah melewati batas dan harus dipidanakan. "Ini tidak bisa diterima, udah kelewat batas! harus dipidanakan!", kicaunya. Sementara akun @Trieslove justru menganggap Kaka sudah melecehkan pemulung.  "Yang jelas ini melecehkan pemulung,"tulis akun @Trieslove. Pendapat itu juga disepakati oleh akun @SangPemburu99.

Lain pula pendapat @mustafis. Ia menganggap, ocehan Kaka 'Slank' sebagai ocehan yang belepotan. "gigi hancur begitu kalau ngomong ya belepotan," tulis @mustafis. Sementara, @OkanHadiwinata mengatakan, "Beginilah moral mantan morfinis". Akun @EfieyTya mengatakan, "Gerombolan nyimeng memang gini kualitasnya".

Beginikah contoh artis yang mentalnya sudah direvolusi oleh Jokowi?


Dakwah Menasehati Penguasa
2:48:46 AMPIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com


Oleh Ustafz Budi Hidayat

Semester terakhir 1998, saat Fahri Hamzah meresmikan KAMMI di Malang, segera kami buka cabangnya di Semarang.

Walaupun Pak Harto sudah turun, semua gerakan mahasiswa masih sangat sensitif dengan isu-isu kerakyatan. Mahasiswa seperti daun kering yang mudah terbakar.

Pemerintah meleng sedikit. Kita turun ke jalan. Dakwah kepada penguasa ala mahasiswa

Saya dan teman-teman pernah demo Pak Habibie, padahal kami mencintai beliau.

Pak Habibie berjasa dalam menyelematkan NKRI dari krisis moneter. Dalam waktu 5 bulan, dollar yang melambung Rp 17.000,- bisa menjadi Rp 6.000,-

Kita demo Pak Habibie saat berkunjung ke Semarang hanya karena harga sembako di semarang merangkat naik. Disinyalir ada mafia beras. Itu isu lokal bukan isu nasional.

Sekarang ini, semua kebutuhan penting masyarakat dinaikkan secara sistemik. Mahasiswa pada kemana ya..???




RSSFWD - From RSS to Inbox
3600 O'Donnell Street, Suite 200, Baltimore, MD 21224. (410) 230-0061
WhatCounts
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

PETA MEDAN JOHOR

PETA MEDAN JOHOR

REAL COUNT PILGUBSU 2018

REAL COUNT PILGUBSU 2018
DPC PKS Medan Johor by Zul Afkar
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. DPC PKS Medan Johor - All Rights Reserved
Original Design by Creating Website Modified by Zoel Afkar MK