| PIYUNGAN ONLINE Portal Berita, Politik, Dakwah, Dunia Islam, Kemasyarakatan, Keumatan | Mudik Jadi Lebih Mudah dengan Aplikasi Android Ini | | 10:30:00 PM | PIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com |
| Tradisi yang melekat di kalangan masyarakat Indonesia menjelang Hari Raya Idul FItri ialah mudik. Mereka yang hidup merantau, baik untuk bekerja maupun menuntut ilmu pasti memanfaatkan waktu cuti lebaran untuk pulang ke kampung halaman.
Nah, bagi Anda yang ingin bepergian mudik nanti bisa mengandalkan smartphone yang Anda miliki untuk memudahkan perjalanan.
Pasalnya, sudah banyak aplikasi terkait mudik yang dapat Anda unduh secara gratis di perangkat canggih seperti Android.
Pakar sekaligus praktisi gadget, Lucky Sebastian pun berbagi tips aplikasi apa saja yang dapat Anda manfaatkan.
"Sebenarnya di Play Store sudah banyak (aplikasi). Kita sebut mudik lewat voice search aja udah ada puluhan aplikasi yang muncul," tuturnya kepada ROL, Sabtu (11/7).
Meski banyak jumlahnya, namun dia menyarankan pemudik cukup mengaktifkan fitur Google Now yang telah terinstal di perangkat Android. Informasi-informasi yang ada menurutnya sudah akurat.
Sementara untuk memantau titik kemacetan di lokasi mudik bisa juga memanfaatkan fitur Google Maps. "Google Maps versi terbaru yang 911 udah sangat bagus, apalagi Google Maps kini sudah punya 23 kota yang bisa kita lihat titik kemacetannya," tambah pendiri komunitas ID-Android dan Gadtorade itu.
Selain itu, ada pula aplikasi Waze yang kini telah dibeli oleh Google. Waze memungkinkan kita menerima informasi secara real time yang dilaporkan langsung dari para penggunanya (live report).
"Kebanyakan infonya akurat, misalnya di kilometer sekian ada kejadian, ada kecelakaan atau ada (bencana) longsor," katanya. "Kalau kita jalan rombongan, dengan Waze bisa melihat rombongan lain ada dimana. Bisa saling bicara dan beri informasi dalam perjalanan," tuturnya lagi.
Menariknya, semua kemudahan itu dapat dirasakan hanya dengan mengaktifkan fitur Google Now. Tanpa memerlukan aplikasi khusus, Google Now bahkan dapat diakses dengan suara. "Kalau dulu kita mesti pakai bahasa Inggris, sekarang bisa pakai bahasa Indonesia," paparnya.
Menurutnya, fitur voive search milik Google Now sudah sangat baik menangkap kata-kata dalam bahasa Indonesia dan jarang salah. Tinggal katakan 'OK Google' saat membuka aplikasi Google di smartphone, kemudian kartu Google Now Anda bisa segera aktif.
"Jadi sekarang era-nya mudik smartphone ini jauh lebih baik daripada mudik zaman dulu ya. Jauh lebih mudah," kata Lucky. (ROL)
|
| Indonesia Saat Ini: Ekonomi Lesu, Perusahaan Gulung Tikar dan Banyak PHK | | 10:00:02 PM | PIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com |
| Institute for Economic and Social Research mengemukakan, ekonomi domestik Indonesia yang tengah lesu diperparah banyak perusahaan gulung tikar. Akibat kondisi tersebut pemutusan hubungan kerja (PHK) tidak terelakan.
"Memang kondisinya sekarang sedang sulit. Kondisi yang tidak bisa diatur pemerintah, misalnya ya akibat kondisi global. Di sisi lain memang harusnya ada hal-hal yang sudah diselesaikan, tapi belum terselesaikan," ujar Direktur Institute for Economic and Social Research, I Kadek Dian Sutrisna Artha kepada Sindonews di Jakarta, Minggu (12/7/2015).
Dia memberikan contoh di industri manufaktur. Sekarang banyak permintaan yang menurun. Di sisi lain, operasional meningkat.
"Misalnya masalah perburuhan, masalah upah gaji lebih tinggi. Kemudian di domestik kita mengalami perlambatan permintaan. Jadi serba salah. Artinya, dari global menghadapi tantangan, di domestik juga. Sama-sama mengapit," jelasnya.
Sehingga, lanjut dia pemerintah diharapkan bisa men-drive perekonomian, dan merealisasi pengeluaran. Ini yang akan jadi indikator apakah pemerintah sudah cukup responsif atau belum dengan kondisi saat ini.
Pada semester II nanti, diharapkan realisasi anggaran pemerintah dapat tersalurkan dengan baik. Jika tidak, pemerintah tidak mengambil kesempatan untuk recover.
"Karena pada semester II biasanya realisasi anggaran terjadi. Apalagi struktur anggaran sekarang kan lebih produktif ya. Kalau itu terealisasi dampaknya akan bagus," katanya.
Sebelumnya, Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) menyatakan, investasi yang bisa menjadi andalan pertumbuhan ekonomi tidak tercapai karena arah kebijakan pembangunan kurang jelas dan ekonomi internasional menurun.
Menurut HT, banyak konsep-konsep disampaikan hanya sebatas wacana dan pencitraan, dan tidak menyentuh solusi yang dibutuhkan bangsa. (Baca: HT Ingatkan Pemerintah Jangan Remehkan Ekonomi Lesu)
Jika pemerintah tidak hati-hati, target pembangunan pasti tidak akan tercapai. Akan banyak PHK, daya saing nasional menurun dalam menghadapi MEA, serta menurunnya kualitas hidup masyarakat golongan ekonomi lemah, seperti usaha mikro/kecil, petani, nelayan, buruh dan pengangguran yang meningkat.
"Indonesia perlu solusi yang tepat sasaran dan dilakukan dengan cepat. Jangan anggap remeh situasi saat ini," tandas HT.
source: http://ekbis.sindonews.com/read/1023003/33/ekonomi-lesu-perusahaan-gulung-tikar-dan-banyak-phk-1436712863
|
|
0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !