| PIYUNGAN ONLINE Portal Berita, Politik, Dakwah, Dunia Islam, Kemasyarakatan, Keumatan | ISLAM Yang SATU | | 8:37:13 PM | PIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com |
| Memecah belah Islam. Islam yang tunggal diberi label-label di belakangnya. Apa mereka mau menyaingi Tuhan yang telah menurunkan Islam secara sempurna?
????????? ?????????? ?????? ????????? ???????????? ?????????? ????????? ????????? ?????? ???????????? ?????? "Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu." (QS 5:3)
Islam milik Allah, bukan milik kelompok anda. Tak ada hak apapun anda mengkotak-kotakan melabeli Islam dengan label-label timur tengah, liberal, nusantara, turki, dll.
???? ???????????? ????? ?????? ?????????? ??? ???????? ???? ?????? ? ???????? ????????? ???????????? ? ???? ?????????? ?????????????? ??? ?????? ????? ?????? "..Dia telah memilih kamu dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan. (Ikutilah) agama orang tuamu Ibrahim. Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu, dan (begitu pula) dalam (Al Quran) ini." (QS 22:78)
Islam itu tunduk patuh pd Allah atas segala titahNya. Janganlah seperti bani israil, yang menerima sebagian titahNya dan ingkar dengan sebagian lainnya.
??????????????? ???????? ?????????? ????????????? ???????? ? ????? ??????? ??? ???????? ??????? ??????? ?????? ?????? ??? ?????????? ?????????? ? ???????? ???????????? ?????????? ?????? ??????? ?????????? ? ????? ??????? ????????? ?????? ??????????? "Apakah kamu beriman kepada sebahagian Al Kitab (Taurat) dan ingkar terhadap sebahagian yang lain? Tiadalah balasan bagi orang yang berbuat demikian daripadamu, melainkan kenistaan dalam kehidupan dunia, dan pada hari kiamat mereka dikembalikan kepada siksa yang sangat berat. Allah tidak lengah dari apa yang kamu perbuat." (QS 2:85)
Terserah anda membentuk kelompok sesuai visi misi anda, tapi jangan sekali-kali membajak nama 'ISLAM'. Karena Islam milik Allah untuk semua umatNya.
Kelompok-kelompok adalah fitrah manusia. Rasulullah SAW dulu tidak membubarkan kelompok/suku/bani, mereka punya bendera masing-masing dan disatukan dengan panji ISLAM.
Ber-kelompok adalah fitrah manusia. Yang tidak boleh adalah 'ashobiyah, menonjolkan dan mementingkan kelompoknya diatas kepentingan Islam.
?????? ?????? ???? ????? ????? ??????????? ???????? ?????? ???? ??????? ????? ??????????? ???????? ?????? ???? ????? ????? ??????????? "Tidaklah termasuk golongan kami, siapa saja yang menyeru kepada 'ashabiyyah, dan bukanlah termasuk golongan kami, siapa saja yang berperang di atas 'ashabiyyah, dan bukan termasuk golongan kami, siapa saja yang mati di atas 'ashabiyyah". [HR. Imam Abu Dawud]
Islam tak butuh anda, anda lah yang butuh Islam. Kalau mau silahkan menerima Islam dengan segala ketundukan, kalau tidak silahkan memilih jalan lain dengan konsekwensi yang anda tanggung sendiri.
????? ?????? ???? ??????????? ???????? ??? ????????? ?????????? ??????? ??????? ???????? ??????? ?????? ???????? ??? ?????????? ? ????? ????? ??????????? ????? ????? ???????????? ? ?????? ??????????? ?????????????? ?????? ??????? ?????? ???????????? ? ????? ????????????? ????????? ??????? ??????????? ??????? ?????????? ? ?????? ?????????? ????????? ???????????
Dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.
Dan katakanlah: "Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir". Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang orang zalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. Dan jika mereka meminta minum, niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan muka. Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek. (QS Al-Kahfi[18]: 28-29)
Mari ikhlaskan diri ini menerima Islam apa adanya, jangan mengurangi atau menambahi, terima seutuhnya. Itulah fitah manusia.
???????? ???????? ????????? ???????? ? ???????? ??????? ??????? ?????? ???????? ????????? ? ??? ????????? ???????? ??????? ? ??????? ???????? ?????????? ?????????? ???????? ???????? ??? ??????????? "Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada peubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui." (QS 30:30)
Wallahu 'alam.
ADMIN Piyungan Online
|
| Dibidik Kasus Dana Hibah, Ridwan Kamil: Saya Akan Hadapi, Kebenaran Tidak Akan Bengkok | | 8:33:49 PM | PIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com |
| Ridwan Kamil adalah salah satu pemimpin muda harapan Indonesia. Dengan segala inovasi dan kreatifitasnya, Kota Bandung sekarang menjadi kota yang membanggakan bagi warganya bahkan banyak membuat iri warga diluar kota Bandung.
Namun akhir-akhir ini banyak 'persoalan' yang dihadapinya. Karir cemerlang sebagai pemimpin yang digadang-gadang sangat pas memimpin DKI dan RI ini mulai 'diusik'.
Saat mengumpulkan para kepala dinas, camat, hingga lurah untuk memberikan arahan Sistem Akuntabilitas Kinerja Institusi Pemerintahan (SAKIP), di Ruang Serbaguna, Balai Kota Bandung, Senin (13/7/2015), Ridwan Kamil mencurahkan isi hatinya tentang masalah-masalah yang dihadapi Pemkot Bandung maupun dirinya. Masalah yang dibahas termasuk kasus dugaan korupsi dana hibah Pemkot Bandung untuk Bandung Creative City Forum (BCCF) tahun 2012 yang menyeret namanya, karena posisinya saat itu sebagai Ketua BCCF.
"Begitu banyak masalah yang timbul belakangan ini. Saya akan hadapi dan saya yakin kebenaran tidak akan bengkok," ujar Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, Senin (13/7/2015), seperti dilansir KOMPAS.
Emil mengungkapkan, Kota Bandung memiliki dimensi politik. Bagi orang yang tidak suka, ketika ada pemberitaan tidak baik, maka akan menyerang Pemkot Bandung. Karena itu, ia meminta seluruh kepala dinas untuk kompak. "Saya akan pasang badan, walaupun masalah itu timbul dari SKPD," ucapnya.
Emil pun mengaku tidak akan gentar menghadapi berbagai masalah yang menerpanya. Dia siap memenuhi panggilan kejaksaan untuk menjelaskan ihwal dugaan penyelewengan dana hibah tersebut. Karena banyak masalah yang dihadapi Pemkot menjadi celah untuk menghancurkan kepemimpinannya.
Seperti diketahui, secara bertubi-tubi Ridwan Kamil disudutkan dalam beberapa persoalan. Dimulai dari kebijakannya dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP-SMA tahun ajaran 2015-2016 hingga kasus dugaan korupsi dana hibah. Kejati Jabar berencana memanggil Emil setelah Lebaran dalam kasus dugaan korupsi dana hibah Pemkot Bandung tahun 2012 ke BCCF.
Kajati Jabar, Feri Wibisono mengungkapkan, dana hibah yang diberikan pada tahun 2012 tersebut mencapai Rp1,3 miliar. Namun jumlah kerugian negara belum dapat dipastikan karena masih penyelidikan. Pemanggilan Emil sendiri terkait dengan posisi dirinya sebagai Ketua BCCF saat kasus ini terjadi.
|
| Yunani Lalu China, Kini Giliran Asia Tenggara Menanti Tsunami Moneter | | 8:14:24 PM | PIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com |
| Krisis utang pemerintah Yunani dan jatuhnya pasar saham China sempat memicu perhatian dunia, namun yang mesti lebih diperhatikan adalah perubahan terbaru di Asia Tenggara, yang membuat pasar panas dingin mencermati situasi mengkhawatirkan posisi moneter regional tersebut,
Rupiah Indonesia, misalnya telah jatuh untuk tahun keempat, dan baru-baru ini turun menjadi 13.300 terhadap satu dolar AS, yang membuat pemerintah Indonesia mengeluarkan kebijakan sangat keras dengan melarang penggunaan mata uang asing, termasuk dolar AS, dalam semua perdagangan yang dilakukan oleh perusahaan domestik.
Cara mengatasi kerentanan moneter ala Indonesia bisa dimaklumi, bahkan cara cara lain coba ditemukan, salah satunya perusahaan domestik di seluruh Asia, juga mengusulkan rencana untuk menaikkan batas utang mereka dengan menaikkan jumlah penerbitan utang luar negeri.
Namun mata uang Asia yang terdepresiasi, yang pada akhirnya menggelembungkan besaran utang luar negeri di tengah pertumbuhan ekonomi yang stagnan, menjadi peringatan bagi pasar keuangan.
Fluktuasi pasar di Asia Tenggara saat ini masih dalam rentang normal. Baht Thailand turun 4,6% dari 16 April sampai 3 Juli masih dalam kisaran yang wajar, sementara pasar saham Thailand adalah relatif stabil.
Mata uang Malaysia, yang dipatok dengan dolar AS, baru saja stabil, sementara indeks pasar saham yang anjlok 9% dari April 16 hingga awal Juli. Selama periode yang sama, pasar saham Filipina jatuh 10%, sedangkan indeks saham Singapura turun 7%.
Yang membingungkan adalah Indonesia, yang mata uangnya mengalami depresiasi tajam, mengumumkan akan meminjam lebih banyak, dalam rencana untuk meminjam US $ 38 miliar utang luar negeri selama lima tahun ke depan untuk infrastruktur.
Kecenderungan meningkatnya utang luar negeri di Asia Tenggara mirip dengan perusahaan Cina, yang telah mengeluarkan hampir US $ 40 miliar utang luar negeri pada semester pertama tahun lalu. Jika utang luar negeri bank China dan utang luar negeri negara digabungkan, maka pada tahun lalu jumlahnya akan melebihi US $ 1,1 triliun merebut posisi teratas di antara negara-negara berkembang pasar.
Saat Federal Reserve AS mulai menaikkan suku bunga utamanya pada kuartal ketiga, sulit untuk menghindari efeknya terhadap perekonomian Asia.
Namun, Bank Indonesia telah meluncurkan paket paket pengendalian mata uang asing sejak 1 Juli, dan itu dipandang sebagai salah satu cara untuk melakukan transaksi keuangan domestik lebih sehat. Namun juga memicu kekhawatiran apakah putaran lain dari kontrol modal akan muncul di tempat lainnya?
Melihat pasar keuangan Asia di babak kedua, volatilitas takkan terelakkan. Stabilitas keuangan di Asia Tenggara bisa menjadi korban pada kenaikan The Fed.***Red (Chinapost)
Sumber: fiskal.co.id
|
| Polisi Cina Tembak Mati Tiga Muslim Uighur | | 8:04:21 PM | PIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com |
| Polisi Cina di timur laut kota Shenyang, menembak mati tiga Muslim Uighur, Senin (13/7). Saat hendak ditangkap, menurut klaim aparat, sebagaimana dilansir Reuters, mereka sempat menghunus pisau dan menyerang polisi Cina tersebut seraya memekikkan,"Jihad!"
Shenyang adalah ibu kota Provinsi Luaoning, 4.000 km dari Urumqi, ibu kota provinsi Xinjiang yang dihuni banyak warga Muslim Uighur di Cina.
Selama ini penguasa Cina telah melakukan penindasan terhadap Muslim Uighur, khususnya di provinsi Xinjiang. Umumnya otoritas Cina menyebut Muslim Uighur sebagai "teroris".
Divonis sebagai "teroris", karena Muslim Uighur melakukan perlawanan saat penindasan terus dilakukan terhadap mereka yang menentang keinginan penguasa. Selama ini otoritas Cina melarang Muslim Uighur untuk melaksanakan ajaran Islam seperti berpuasa di bulan Ramadhan, berjanggut bagi pria, berjilbab untuk wanita, dan shalat ke masjid.
"Ketika polisi mengejar tersangka 'teroris', empat 'teroris' bersenjatakan pisau menolak penangkapan. Polisi melepaskan tembakan setelah para 'teroris' mengabaikan peringatan," demikian Biro Keamanan Publik Shenyang dalam akun resmi di microblog, seperti dikutip Reuters, Selasa (14/7).
Media lokal Beijing News, mengutip pemerintah provinsi Liaoning, menyebut tiga Muslim Uighur ditembak mati pada Senin (13/7) sore setelah polisi menggerebek sebuah rumah kontrakan di kota itu. Satu orang lagi mengalami luka-luka.
"Ketika polisi memasuki rumah untuk memeriksa, empat 'teroris' memakai tutup kepala, memegang pisau, menyerang polisi sambil meneriakkan 'jihad'," klaim polisi seperti dikutip Beijing News.
Polisi mengatakan, dari rumah yang digerebek itu ditangkap juga seorang wanita dan tiga anak-anak. Namun anehnya, keterangan pemerintah Cina itu kemudian dihapus dari akun microblog-nya tanpa penjelasan.
Anehnya lagi, polisi Shenyang mengklaim tak ada warga sipil yang tewas atau terluka dalam insiden itu, namun mereka tidak memberikan rincian lebih lanjut.
Selain melakukan perlawanan atas penindasan yang mereka terima, Muslim Uighur juga dituduh ingin mendirikan sebuah negara merdeka yang disebut Turkestan Timur.
Di samping banyak yang terbunuh, ratusan, bahkan ribuan Muslim Uighur telah meninggalkan Cina dalam beberapa tahun terakhir. Mereka melintasi perbatasan Cina secara tidak resmi menuju negara-negara Asia Tenggara dan kemudian ke Turki.
Kelompok-kelompok HAM mengatakan sebagian besar mereka melarikan diri dari kekerasan di Xinjiang dan ketatnya kontrol Cina terhadap praktik ajaran Islam dan budaya mereka.
Dilxat Raxit, juru bicara kelompok pengasingan Kongres Uighur Dunia, mengatakan, belum lama belasan Muslim Uighur mencoba untuk melarikan diri dari Cina, kemudian mereka tertangkap oleh polisi di Shenyang.
"Tuduhan mereka sebagai 'teroris' memperlihatkan sikap permusuhan dan diskriminatif Cina," ungkapnya dalam sebuah pernyataan via email. (mus/salam-online)
Sumber: Salam-Online.com
|
| Kyai NU Kritik Keras Pencampuradukan Ajaran Agama Mengatasnamakan Toleransi | | 7:50:53 PM | PIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com |
| Akhir-akhir ini dijumpai fenomena pembacaan al-Qur'an atau tradisi keagamaan Islam semisal shalawatan atau lainnya di rumah-rumah ibadah non muslim. Fenomena ini didorong atas sikap toleransi dari pihak muslim ataupun sebaliknya. Semakin maraknya fenomena ini mendapat kritikan tajam dari seorang tokoh NU terkemuka. Salah satunya adalah Kyai Cholil Nafis.
Kyai yang menjabat sebagai wakil ketua Lembaga Bahtsul Masail PBNU dan sekretaris MUI DKI serta anggota Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) DKI ini dengan keras mengkritik di dalam facebook beliau bahwa fenomena itu justru telah menciderai rasa keberagamaan dan kebinekaan Indonesia.
Beliau menulis, "Fenomena mengkaburkan ajaran agama-agama menggejala. Kita menyaksikan pembacaan al Qur'an dan tradisi keagamaan Islam di rumah ibadah non muslim. Hal ini telah mencidrai rasa keberagamaan dan ke bhinnekaan Indonesia."
Kritik Kyai Cholil terutama setelah beberapa waktu lalu santri-santri Ponpes Al Qodir turut mengisi acara di Gereja Santo Fransiskus Xaverius di Sleman, DI Yogyakarta. (lihat gambar)
Kyai Cholil menjelaskan lebih lanjut bahwa fenomena ini jika terus dilakukan, tak menutup kemungkinan justru bisa berakibat pada penodaan dan penistaan agama, serta mendangkalkan keberagamaan.
"Kerukunan beragama dan pengakuan agama-agama tidak berarti boleh mencampur adukkan ajaran agama dalam ritual-ritual di rumah ibadah. Saya khawatir cara ibadah yang mencampur adukkan ajaran agama-agama akan berakibat pada penodaan dan penistaan agama dan mendangkalkan keberagamaan," jelas beliau.
Di akhir tulisan, kyai yang berasal dari Madura ini menghimbau untuk menghentikan penggunaan simbol-simbol Islam dan ayat al-Qur'an di rumah ibadah non muslim.
"Kalau itu mengatasnamakan toleransi, pada dasarnya toleransi itu tetap menghormati kemurnian ajaran agama namun menghormati keyakinan agama lain. Hentikan menggunakan simbol-simbol Islam dan ayat al Qur'an di rumah ibadah non muslim demi kerukunan umat beragama," tegas kyai Cholil.
Sumber: http://pustakamadrasah.blogspot.com/2015/07/kritik-kyai-nu-terhadap-pencampuradukan.html
|
|
0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !