Headlines News :
Home » » PIYUNGAN ONLINE

PIYUNGAN ONLINE

Written By Unknown on Wednesday, July 8, 2015 | 10:46 PM

Your RSS feed from RSSFWD.com. Update your RSS subscription
RSSFWD
PIYUNGAN ONLINE

PIYUNGAN ONLINE

Portal Berita, Politik, Dakwah, Dunia Islam, Kemasyarakatan, Keumatan

Hukum Tukar Menukar Uang
1:43:48 AMPIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com
Penukaran uang dalam satu mata uang namun dengan nilai yang tidak sama adalah bagian dari riba. Meski pun bentuk fisiknya beda, tapi nilainya teap sama. Maka uang pecahan seratus ribu kalau mau ditukar dengan uang lima ribuan, nilainya harus sama. Tidak boleh berbeda walau hanya satu rupiah pun. Sebab khusus dalam tukar menukar uang dalam satu mata uang, tidak boleh ada perbedaan nilai.

Adapun tukar menukar uang antara mata uang yang berbeda, tidak termasuk hal yang diharamkan. Sebab keduanya adalah mata uang yang berbeda. Nilai masing-masing bisa saling berbeda dan setiap hari selalu berubah. Seolah-olah keduanya adalah dua komoditi yang berbeda, lalu punya nilai yang juga fluktuatif. Karena itu boleh dipertukarkan antara satu dengan yang lainnya.

Karena itu dalam kasus kita punya simpanan uang dalam mata uang yang stabil, lalu kita menjualnya karena nilainya bagus, tidak termasuk yang diharamkan. Asalkan kita tidak menjadikan hal itu sebagai sebuah proyek ambisus yang mendatangkan uang.

Maksudnya adalah bahwa kita diharamkan untuk menjadi spekulan yang kerjanya memang hanya berspekulasi dan bermain bursa mata uang asing. Yang haram adalah melakukan spekulasi dan gamblingnya. Dan hal inilah yang sesungguhnya terjadi di bursa valuta asing.

Sedangkan bila kita sengaja menyimpang uang dalam dolar agar tidak terkena dampak merosotnya nilai uang, tentu saja bukan hal yang diharamkan.

Wallahu a'lam bishshawab. (Galafath)



Hati-hati Syi'ah playing victim
1:40:50 AMPIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com

Terkait penganiayaan terhadap Ust. Ali Syaifurrahman (semoga beliau segera diberi kesembuhan) yang diduga kuat dilakukan oleh hamba-hamba Mut'ah, kami menghimbau kepada ikhwan-ikhwan kaum Muslimin sekalian agar menahan diri dari tindakan yang merugikan dan tanpa perhitungan.

Kasus penyerangan masjid Az-Zikra adalah pelajaran berharga tentang bagaimana harus bertindak. Otot ke-Syi'ahan mereka akhirnya kempes di kantor Polisi dan pengadilan, lalu merengek-rengek menyesal untuk akhirnya menyatakan bertaubat. Bahkan kala itu akhirnya membangkitkan kesatuan berbagai elemen Ahlusunnah karena musuh bersama melakukan tindakan nekat.

Jadinya kita yang memanfaatkan lagi struktur negara karena berlindung di balik aparat, sehingga Syi'ah-nya masuk kandang terkaing-kaing setelah dipentungi oleh pak Polisi. Seandainya (mudah-mudahan tidak) negara nanti ompong, tidak berpihak sedikitpun pada Islam dan tidak bisa digunakan lagi, baru bertindak!

Silahkan disimak uraian yang pernah kami angkat, semoga bermanfaat!!

Syi'ah, hati-hati sedang playing victim!

Yang diinginkan dari setiap provokasi para Syi'ah sebenarnya adalah reaksi serangan balik dari kaum muslimin Indonesia. Ini hal yang biasa dan umum bisa mereka lakukan. Akhirnya nanti mereka akan menggunakan jurus "playing victim". Mereka akan menjual nasib sok mengenaskan:

"Kami minoritas, kami dizholimi di negara berbhineka! Kemana negara? Kemana konstitusi? Apa kami bukan Indonesia?"

Syi'ah paling jago bermain propaganda ciamik seperti itu. Opini publik akan memihak eksistensi mereka dan orang awam akan terkecoh. Negara ini justru akan menjadi ladang semai yang nyaman bagi agama mereka.

Semua yang terjadi kemarin itu cuma pancingan. Kalau mereka serius, bukan cuma memukuli dan teriak-teriak serampangan "ya Husein, ya Husein!". Mereka akan culik dan habisi tokoh-tokoh yang membahayakan bagi eksistensi agamanya. Layaknya aksi Mossad di seluruh dunia seperti yang diceritakan di film-film.

Sekarang balas mereka dengan bermain cerdas juga, sebab taring Polisi masih bisa diandalkan. Jangan mau dibenturkan langsung dengan para Syi'ah, pasti mereka yang akan main jadi korban. Justru buat sebagaimana mungkin caranya agar membenturkan Syi'ah dengan aparat dan hukum di Indonesia.

Jadinya kita yang memanfaatkan struktur negara karena berlindung di balik aparat, dan Syi'ah-nya masuk kandang terkaing-kaing setelah dipentungi Polisi.

Seandainya negara nanti ompong, tidak berpihak sedikitpun pada Islam dan tidak bisa digunakan lagi, baru kita sikat!

(Akhi Fathi, dengan banyak perubahan)

Sumber: Risalah News




RSSFWD - From RSS to Inbox
3600 O'Donnell Street, Suite 200, Baltimore, MD 21224. (410) 230-0061
WhatCounts
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

PETA MEDAN JOHOR

PETA MEDAN JOHOR

REAL COUNT PILGUBSU 2018

REAL COUNT PILGUBSU 2018
DPC PKS Medan Johor by Zul Afkar
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. DPC PKS Medan Johor - All Rights Reserved
Original Design by Creating Website Modified by Zoel Afkar MK