| PIYUNGAN ONLINE Portal Berita, Politik, Dakwah, Dunia Islam, Kemasyarakatan, Keumatan | Buka Bersama TKI di Jeddah, Aher bagi Kisah "Nyeker dan Jual Gorengan" | | 8:30:00 PM | PIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com |
| JEDDAH - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan berbuka puasa bersama dengan ratusan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) atau buruh migran asal Jawa Barat di Balai Nusantara, Wisma Konjen Republik Indonesia di Jeddah, Arab Saudi, Minggu (5/7/2015) pukul 19.13 waktu setempat.
Kedatangan pria yang akrab disapa Aher itu membuat riuh ratusan TKI di Jeddah. Ketika itu, masing-masing TKI sudah berbaris rapi dengan ta'jil di depannya. Ada kurma, kolak, gorengan dan air putih.
"Assalamualaikum," sapa Aher kepada ratusan TKI itu. "Waalaikumsalam," jawab ratusan TKI itu serentak.
Para TKI tampak sumringah dengan kedatangan Aher. Sebagian dari mereka sempat bersalaman dan foto bersama dengan orang nomor satu di Jawa Barat itu.
Sebelumnya, Aher berangkat dari Mekkah, Minggu sore didampingi Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (Apjati) Ayub Basalamah, Direktur Utama Bank Jabar Ahmad Irfan. Mereka disambut Konjen KJRI Jeddah Dharmakirty Syailendra Putra.
Dalam pidatonya di hadapan para TKI, Aher sempat berbagi cerita soal hidupnya kala masih kecil. Aher mengaku menjalani hidup dengan kepedihan dan kerja keras. "Saya waktu kecil, jaman sekolah itu jualan gorengan. Makanya, kalau lonceng (pulang sekolah) berbunyi saya senang, saya bisa memanfaatkan waktu itu untuk berjualan gorengan. Kemudian," kata dia.
"Waktu itu pergi ke sekolah, jaman SD saya 'nyeker' (tanpa sepatu), karena tidak punya sepatu, bisa pake sepatu pas naik kelas 5 SD aja, kelas 1 sampai kelas 4 SD 'nyeker' ke sekolah karena tak punya sepatu," cerita Aher lagi.
Aher mengatakan, mungkin saja hidup para TKI yang saat ini bekerja di Arab Saudi lebih indah dibandingkan masa-masa kecilnya dulu. Aher mengatakan, apa yang terjadi harus disyukuri, meskipun jutaan masalah menghantui.
"Semua orang punya masalah, tapi, kita harus pandai-pandai menyikapi masalah itu. Tetaplah melakukan yang terbaik dalam menjalani hidup ini dan terus berdoa kepada Allah. Tidak ada yang tahu kita bakal seperti apa. Saya engga nyangka bisa jadi Gubernur seperti ini," tutur dia.
Sumber: http://regional.kompas.com/read/2015/07/06/09514121/Aher.bagi.Kisah.Nyeker.dan.Jual.Gorengan.di.Depan.Ratusan.TKI.di.Jeddah
|
| Bilang Saja Idolanya Tidak Mau Dikritik | | 8:07:36 PM | PIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com |
| BILANG SAJA IDOLANYA TIDAK MAU DIKRITIK
Seperti kata Soekarno, mereka ini tidak lain dan tidak lebih adalah antek-anteknya kekuasaan; antek-anteknya para imperialis!! Supaya diketahui oleh masyarakat, bahwa BERPIKIR KRITIS sudah menjadi karakternya orang Indonesia, sudah menjadi sifatnya para bumiputera. Sampai kemudian orang Eropa menyebutkan kita sebagai orang 'berhati-panas'!
Kritiknya Mohammad Hatta kepada tuan STOKVIS dan ISDP sampai membuat kuping menjadi merah di kalangan sosialis BARAT.
Menolak kritik kekuasaan, sama saja MEMATIKAN AKAL BANGSA, sama saja MEMBUNUH KARAKTER BANGSA, dan yg lebih parah lagi MENOLAK DIRINYA SEBAGAI BANGSA YANG MERDEKA.
(Leo Kusuma)
|
| Cegahlah Kemunkaran, Jangan Menunggu 'Kapal' Tenggelam | | 7:57:51 PM | PIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com |
| Oleh Zulfi Akmal (Mahasiswa S3 Tafsir Al-Azhar, Cairo)
???? ???????????? ???? ??????? ?????? ??????? ?????????? ???? ?????????? ?????? ????? ???????? ????????? ?????: " ?????? ????????? ????? ??????? ??????? ??????????? ??????? ???????? ?????? ??????????? ????? ?????????? ????????? ?????????? ?????????? ???????????? ???????????? ??????? ????????? ??? ??????????? ????? ?????????? ???? ??????? ??????? ????? ???? ??????????? ?????????: ???? ?????? ????????? ??? ?????????? ??????? ?????? ?????? ???? ?????????? ?????? ????????????? ????? ????????? ???????? ????????? ?????? ???????? ????? ??????????? ???????? ????????? ???????? Dari Nu'man bin Basyir ra berkata, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Perumpamaan orang yang melaksanakan perintah Allah dengan orang yang melanggarnya adalah seperti satu kaum yang berbagi tempat di sebuah kapal. Sebagian orang mendapat tempat di bagian atas, sedangkan sebagian yang lain mendapat tempat di bawah (lambung kapal). Orang-orang yang berada di lambung kapal, jika ingin mengambil air, mereka harus melewati orang-orang yang berada di atas. Mereka berkata, "Sebaiknya kita lubangi saja lambung kapal ini (untuk mengambil air) agar tidak mengganggu orang-orang yang berada di atas". Jika mereka membiarkan apa yang mereka inginkan, mereka semua akan binasa. Dan jika mereka mencegahnya, orang yang melobangi akan selamat, serta orang yang mencegah akan selamat semua." (HR. Bukhari)
Dalam kenyataan hidup tidak akan ada, bahkan mustahil akan ada orang berbuat sebodoh ini. Sebodoh-bodohnya orang tidak akan mungkin melobangi kapal yang dia naiki sendiri, entah kalau yang naik ke atas kapal adalah orang yang betul-betul tidak waras.
Namun ini adalah perumpamaan yang diberikan Rasulullah terhadap manusia yang menjalani kehidupan dunia ini. Sekalipun tidak nyata atau kongkrit sekarang juga, sebenarnya perumpamaan ini lebih bahaya dari sekedar perumpamaan orang yang naik kapal. Bila kapal dirusak bahayanya hanya di dunia, tapi bila aturan Allah yang didobrak, kapalnya bocor. Bocornya bukan ke laut, tapi ke neraka.
Sudah sangat banyak argumen dan tulisan yang menjelaskan tentang perkara ini, namun semua itu membuat pencandu maksiat merasa gerah, bahkan marah. Dengan berbagai argumen balik yang tidak masuk akal mereka membalasnya. Mungkin dengan dalih kebebasan, hak pribadi, jangan urusi urusan orang lain, jangan sok suci, dan lain sebagainya.
Sekalipun mereka tidak senang, kita harus tetap memberikan peringatan. Mengajak akal mereka untuk berpikir. Memberikan hujjah, dalil dan bukti dengan cara bijaksana, nasehat yang indah dan debat yang baik.
Mungkin apa yang kita lakukan itu tidak mendatangkan hasil, paling kurang kita sudah menunaikan kewajiban untuk saling mengingatkan. Yang akan kita jadikan alasan di depan Allah kelak kalau kita sudah berusaha. Setidak-tidaknya kita sudah mengingkari dan tidak setuju dengan apa yang mereka lakukan. Apalagi ikut serta dengan kejahatan yang mereka gandrungi.
Seperti firman Allah dalam surat al A'raf 164-165:
"Dan ingatlah ketika suatu umat di antara mereka berkata: "Mengapa kamu menasehati kaum yang Allah akan membinasakan mereka atau mengazab mereka dengan azab yang amat keras?" Mereka menjawab: "Agar kami mempunyai alasan (pelepas tanggungjawab) kepada Tuhanmu, dan supaya mereka bertaqwa".
Maka tatkala mereka melupakan apa yang diperingatkan kepada mereka, Kami selamatkan orang-orang yang melarang dari perbuatan jahat dan Kami timpakan kepada orang-orang yang zalim siksaan yang keras, disebabkan mereka selalu berbuat fasik".
Selanjutnya firman Allah dalam surat Asy-Syura 15:
"Maka karena itu serulah dan tetaplah sebagaimana diperintahkan kepadamu serta janganlah mengikuti hawa nafsu mereka, lalu katakanlah: "Aku beriman kepada semua Kitab yang diturunkan Allah dan aku diperintahkan supaya berlaku adil di antara kamu. Allah-lah Tuhan kami dan Tuhan kamu. Bagi kami amal-amal kami dan bagi kamu amal-amal kamu. Tidak ada pertengkaran antara kami dan kamu, Allah mengumpulkan antara kita dan kepada-Nya lah kita kembali".
Untuk kehidupan dunia ini, sekalipun kemungkaran tidak sanggup kita cegah, akibatnya Allah menurunkan azab-Nya, dan kita ikut serta ditimpa azab, semoga itu hanya bencana di dunia, kemudian kita terbebas dari perkara akhirat. Sebagaimana sabda Rasulullah yang mengabarkan suatu peristiwa di mana sekelompok orang ingin menghancuran Ka'bah:
???? ????????? ?????? ??????? ???????? ???????: ????? ??????? ??????? ?????? ????? ???????? ?????????: «??????? ?????? ??????????? ??????? ??????? ??????????? ???? ????????? ???????? ????????????? ???????????» ???????: ??????: ??? ??????? ???????? ?????? ???????? ????????????? ???????????? ????????? ?????????????? ?????? ?????? ????????? ?????: «???????? ????????????? ???????????? ????? ??????????? ????? ???????????? "Dari 'Aisyah ra, Rasulullah shallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Akan ada sepasukan tentara yang akan menyerang Ka'bah. Ketika mereka berada di padang terbuka mereka ditenggelamkan dari awal sampai akhir". 'Aisyah bertanya: "Wahai Rasulullah, bagaimana ditenggelamkan dari awal sampai akhir mereka sedangkan di antara mereka ada orang yang sibuk di pasar, dan ada orang yang tidak termasuk kelompok mereka'. Lalu Rasulullah menjawab: "Ditenggelamkan dari awal mereka sampai akhir mereka, kemudian mereka dibangkitkan bersadarkan niat mereka masing-masing". (HR. Bukhari)
Dari hadits ini bisa kita pahami bahwa sekalipun orang baik ikut kena bencana di dunia ini bersama orang jahat, tapi di akhirat nanti mereka akan dipisah sesuai niat yang ada dalam hati mereka masing-masing.
Mungkin Allah mengirim gempa, tsunami, angin topan dll untuk menghancurkan ahli maksiat. Yang bukan ahli maksiat ikut mati dan sengsara ditimpa bencana. Tidak perlu kecewa, Allah Maha Tahu apa yang terkandung di dalam hati mereka. Setujukah mereka dengan kemaksiatan yang dilakukan orang sekitarnya atau mengingkarinya, sekalipun tangan dan lidah mereka tidak sanggup mencegah dan mengingkarinya. Nanti Allah akan membangkitkan sesuai niat-niat mereka tersebut.
Ya Allah..jangan azab kami akibat perbuatan orang-orang bodoh di antara kami.
|
| Melawan BPK, Ahok 'Sok Suci' Kena Batunya | | 7:49:21 PM | PIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com |
| by @ranggaprastiko
1. Bangun sahur, buka twitter, langsung kaget ada hestek #AhokKelaut Efek dari doi ngamuk2 ke BPK ternyata malah jadi bumerang :)
2. Ciri khas Ahok selama setahun ini adalah : lo kaga dukung gue, berarti lo koruptor. Lo kaga dukung gue berarti lo t**k
3. Metode ini menjadi text booknya Ahok dan para relawan (baca : Timses) digambarkan bahwa Ahok itu putih, yang lain hitam.
4. Metode itu dilakukan karena ada kepentingan utk menutupi kinerja Ahok yang babak belur selama jd Gubernur. Yah angka bicara.
5. Mulai dari serapan anggaran, sampai angka kemiskinan di DKI sepertinya tidak menunjukan tren positif, malah sebaliknya.
6. Makanya Personal Branding yang didorong mati-matian oleh tim Ahok adalah : Ahok itu Jujur (kalau perlu suci sekalian) :)
7. Hal itu dilakukan untuk menutupi kekurangan (baca : kekacauan) selama Ahok jadi Gubernur. Tapi bangkai toh kecium juga.
8. Personal Branding "Ahok Suci" ini sukses "dimainkan" saat berkonflik dengan DPRD, mulai dari hestek sampai rilis dimainkan.
9. Para pelaku digital sangat paham kok kalau hestek #savehajilulung waktu itu dimainkan oleh timnya Ahok kok.
10. Masalah Ahok dengan BPK adalah petir di siang bolong bagi Ahok dan timsesnya. Hasil audit WDP (lagi) bikin pusing mereka.
11. Personal branding "Ahok Suci" bisa tenggelam sebelum berlayar di 2017 nanti. hasil audit BPK bisa berimplikasi kemana-mana.
12. Sederhananya, yang WTP aja ternyata bisa bermasalah, apalagi yang WDP, ya lebih-lebih bermasalah. Gampangnya : amsyong deh.
13. Dan untuk menghadapi hal ini, Ahok dan timsesnya (pura-puranya relawan hehe) langsung buka text book plan mereka.
14. Siapa yang tidak mendukung Ahok berarti koruptor, BPK langsung diserang kredibilitasnya. Mulai deh BPK di bully.
15. Harapannya saat mereka membully, akan diikuti hestek yg akan digoreng jadi TT, harapannya jadi #savehajilulung jilid 2.
16. Tapi sayangnya satu hal yg berhasil belum tentu bisa berhasil di hal lainnya. Kalau DPRD enak dan gampang dibully.
17. Karena wajah DPRD itu yg muncul semodel Lulung dan Taufik yg notabene punya catatan masalah, maka enak di bully dan dihantam.
18. Sekarang timses dan buzzer Ahok menghadapi BPK, eh malah dipakai cara yang sama. Ya jadi bumerang deh.
19. BPK bukan DPRD yang suka blunder, bukan pula tokoh semodel Lulung, Taufik, bahkan Nuri Shaden yang blunder mlulu hehehe.
20. BPK itu lembaga supreme Auditor lho, kalau cuma debat kusir sama BPK tanpa data, sama saja dengan bunuh diri.
21. Tapi timses Ahok ga kehabisan akal saya yakin mereka akan lakukan hal brkt : 1. Terus hantam BPK 2. Spin isu ini ke SKPD.
22. Mereka akan terus hantam BPK karena menyesuaikan dengan pesan "Ahok Suci" krn Suci makanya jd tidak takut siapa siapa.
23. Timses Ahok gerak cepat kok, gak lama setelah Ahok komentar soal BPK, lalu muncul ini http://t.co/wBeS2aINnF
24. Itu adalah salah satu langkah awal tim Ahok untuk terus hantam BPK. Mereka pasti nanti mainkan media dan socmed.
25. Mungkin salah satu ketua BPK yg akan dihantam adalah AQ, dan mungkin juga kasus Hadi Poernomo akan dimainkan tim Ahok.
26. Karena tujuan tim Ahok adalah utk menunjukan bahwa : Ahok itu suci, dan BPK ini kotor, jadi penilaian BPK jangan dipercaya.
27. Sesederhana itu kok, tapi masalahnya kalau Ahok usik-usik BPK, dia harus pikir 1000 kali. Bisa bisa dia kena batunya.
28. Laporan BPK biasanya jadi pembuka jalan untuk aparat dalam menyelidiki kasus korupsi di pemerintahan.
29. Salah salah Ahok bicara ke BPK tanpa bukti dan modal asbun atau tantang sana tantang sini, bisa bisa kena kasus doi.
30. Karena yg WTP aja bisa bermasalah, apalagi yang WDP, jangan di spin ya wahai timses Ahok yg masih malu-malu muncul ke media.
31. Lalu langkah (Tim Ahok) berikutnya adalah membingkai bahwa ini adalah kesalahan SKPD, gampangnya ya buang badan dan cuci tangan.
32. Sudah muncul kok pertanyaan doi yang mau membingkai ini ke SKPD http://t.co/vbHX5oZHMU udah siap cuci tangan kok doi.
33. Membingkai ke SKPD adalah hal yg pasti dilakukan oleh Ahok dan timnya, toh SKPD ga akan bisa membela diri.
|
|
0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !