Headlines News :
Home » » PIYUNGAN ONLINE

PIYUNGAN ONLINE

Written By Unknown on Tuesday, July 7, 2015 | 11:45 PM

Your RSS feed from RSSFWD.com. Update your RSS subscription
RSSFWD
PIYUNGAN ONLINE

PIYUNGAN ONLINE

Portal Berita, Politik, Dakwah, Dunia Islam, Kemasyarakatan, Keumatan

Mengingatkan Sopir "RI-1" Biar Selamat Semua Sampai Tujuan
2:42:31 AMPIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com

PELAJARAN DARI REVISI ATURAN BPJS JHT 10 TAHUN, REVISI UNDANGAN BIN, dll

Kita hidup di Indonesia seperti naik bus yang sekarang sopirnya Pak Jokowi, kondekturnya para menteri dan pejabat.

Kalo sopirnya ugal-ugalan atau ngantuk penumpang jangan diem aja, ntar yang celaka semua. Kalo perlu bentak biar sadar. BUKAN KARENA BENCI tapi karena semua ingin selamat sampai tujuan.

Kita tegur sopir dan kondektur yang ugal-ugalan atau ngantuk agar tidak terjadi kecelakaan. Justru kalo kita biarkan, kita diamkan, itu namanya tak bertanggung jawab.

Apalagi kalau dari awal kita sudah meragukan keahlian dan kecakapan sopir. Harus terus diawasi, diingatkan.

Alhamdulillah setelah protes keras, Pak Jokowi revisi peraturan BPJS JHT yang sangat merugikan buruh. Buruh pun senang. Kita ikut senang.

Dan terkait kesalahan Undangan BIN, ini bukan perkara kecil. Bahkan seorang politisi PDIP di akun twitternya mengatakan, "Ini bukan urusan salah ketik. Jika naskah sesederhana undangan salah - lalu bgmn nasib ribuan keputusan2 penting yg punya konskuensi hukum?" ujar pak @mantriss yang walaupun dia politisi PDIP tapi tetap masih bisa menjaga obyektifitas dan tetap kritis.

Jadi, mengingatkan sopir yang mempengaruhi hidup 200 juta rakyat Indonesia adalah untuk kemaslahatan bersama. Sekali lagi bukan karena benci. Justru karena kita ingin menyelamatkan semua, sopir dan jajarannya serta para penumpang.

(ADMIN)




'PAN Jangan Kalah Gesit dengan PKS'
2:00:06 AMPIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan meminta kepada seluruh kader partainya untuk tidak kalah gesit dengan Parpol lain, dalam Pilkada dan Pemilu 2019.

"PKS punya gubernur di Jabar, PDIP punya presiden, kita enggak boleh kalah gesit dengan mereka dalam memajukan negeri ini," ujarnya saat menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) PAN Jawa Barat 2015, Selasa (7/7).

Karena itu, DPW PAN Jabar harus cepat menyelesaikan konsolidasi muswil ini. Dengan demikian, peluang untuk memenangkan pada pemilu 2019 nanti dapat terbuka lebar.

"Kita harus berlomba-lomba memajukan negeri ini, untuk memenangkan pemilu nanti," katanya.

Untuk memenangkan Pemilu mendatang, Zulkifli meminta untuk tidak mengotak-ngotakan para kader.

"PAN ini jadi rumah besar bagi masyarakat Indonesia. Itulah kenapa PAN berdiri. Saya minta kita jangan mengotak-ngotakan," jelasnya.

Ia juga menghimbau kepada para kader PAN untuk selalu bersilaturahmi dengan partai lain. Sebab, keberadaan partai itu untuk memajukan bangsa. "Silaturahmi yang banyak," tutur dia.

Sumber: ROL




Beredar Surat Undangan Pelantikan Kepala BIN Dengan Singkatan Salah 'Badan Intelijen Nasional'
1:51:18 AMPIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com

Di jejaring sosial media beredar Surat Undangan Pelantikan Kepala BIN tapi singkatannya keliru 'Badan Intelijen Nasional' padahal BIN adalah kepanjangan 'Badan Intelijen Negara'.

Pada Kop Surat, surat undangan tersebut dibuat oleh MENTERI SEKRETARIS NEGARA REPUBLIK INDONESIA.

Salah satu yang mengunggah foto Undangan 'keliru' adalah Gede Pasek Suardika.

"Apa benar undangan yg beredar spt ini? Semoga saja bukan. Krn singkatan BIN sptnya keliru deh," tulis mantan politisi Demokrat sahabat karib Anas Urbaningrum ini melalui akun twitternya @G_paseksuardika, Rabu (8/7).

Pada foto undangan yang diunggah tampak resmi dengan adanya stempel.

Menurut salah seorang yang kerja di DPR, undangan yang beredar di socmed adalah asli.

"Asli, karna semua anggota DPR Komisi 1, dapatnya ya itu.. :) " tulis @tata_irianty di twitter.

"Boleh, ke DPR aja, ketemu pak Sukamto/ mas Hanafi Rais, nanti biar ditunjukkan undangannya memang begitu :)" lanjut @tata_irianty yang kerja di Fraksi PAN DPR RI.

"Bisa jadi untuk yg ke dpr salah cetak, ke institusi lain benar, misal ke kementrian lain, yg saya tau ke DPR," jelas @tata_irianty. 

Undangan ASLI, tertulis BADAN INTELIJEN NASIONAL. by @rohbudbud

Acara pelantikan Kepala BIN yang baru, Sutiyoso, akan dilangsungkan hari ini, Rabu (8/7/2015), pukul 12.45 WIB di Istana Negara Jakarta. Berbarengan dengan pelantikan Panglima TNI yang baru, Jenderal Gatot Nurmantyo.

Sampai berita ini diposting belum ada pernyataan resmi dari pihak Istana/Mensesneg terkait beredarnya Undangan dengan singkatan BIN yang keliru. Apakah asli/bukan? atau sudah ada REVISI?



Perbicangan ramai di social media soal keliru undangan ini menjadikan 'Badan Intelijen Nasional' Trending Topic di twitter.

UPDATE:

Setelah ramai di twitter, ada kabar UNDANGAN YANG KELIRU TELAH DI-REVISI dan diganti dengan singkatan BIN yang benar 'BADAN INTELIJEN NEGARA'.

Jadi kalau ada foto Undangan tertulis BADAN INTELIJEN NEGARA maka itu adalah UNDANGAN SETELAH REVISI.

UPDATE:

Kementerian Sekretariat Negara Akui Salah Ketik Undangan Pelantikan BIN
Berikut ISI PRESS RELEASE dari Kementerian Sekretariat Negara.

"Ini bukan urusan salah ketik. Jika naskah sesederhana undangan salah - lalu bgmn nasib ribuan keputusan2 penting yg punya konskuensi hukum?" komentar pak @mantriss, mantan caleg PDIP DPR RI ini.




RSSFWD - From RSS to Inbox
3600 O'Donnell Street, Suite 200, Baltimore, MD 21224. (410) 230-0061
WhatCounts
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

PETA MEDAN JOHOR

PETA MEDAN JOHOR

REAL COUNT PILGUBSU 2018

REAL COUNT PILGUBSU 2018
DPC PKS Medan Johor by Zul Afkar
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. DPC PKS Medan Johor - All Rights Reserved
Original Design by Creating Website Modified by Zoel Afkar MK