| PIYUNGAN ONLINE Portal Berita, Politik, Dakwah, Dunia Islam, Kemasyarakatan, Keumatan | Rp 37 Triliun Devisa Indonesia Terbuang Selama 1 Bulan Akibat Dolar Naik | | 5:43:52 AM | PIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com |
| Dipakai untuk Jaga Rupiah, Cadangan Devisa RI Turun Jadi US$ 108 Miliar
Cadangan devisa (cadev) per akhir Juni 2015 tercatat sebesar US$ 108 miliar. Angka ini lebih rendah dibandingkan dengan posisi akhir Mei 2015 yang sempat mencapai US$ 110,8 miliar.
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Mirza Adityaswara? mengatakan merosotnya cadangan devisa karena untuk menjaga pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) belakangan ini.
"BI harus hadir di pasar untuk stabilisasi kurs dan BI juga hadir di pasar obligasi.? Kenapa? Bukan untuk mengendalikan yield, tapi karena kalau dibiarkan investor keluar juga beli dolar?," kata Mirza di Kantor Pusat BI, Jakarta, Rabu (8/7/2015)
Mirza menjelaskan tekanan terhadap rupiah disebabkan lebih besar oleh faktor internal, antara lain untuk pembayaran dividen ke luar negeri dan tekanan di pasar keuangan.
"Namanya bulan Juni adalah bulan dimana permintaan valas untuk bayar utang, dividen ke luar negeri memang besar. Kedua ya memang tekanan di pasar keuangan juga belum reda sedangkan eksportir biasanya dalam kondisi tekanan malah tidak jual dolarnya, malah hold dolarnya," jelas Mirza.
Ia menegaskan dalam dua minggu terakhir, aliran dana asing sudah mulai masuk ke dalam negeri, terlihat rupiah sudah mulai menguat meski tipis.
"Kita lihat 2 minggu terakhir investor asing mulai masuk pasar SBN (Surat Berharga Negara). Kalau pasar saham saja yang masih outflow. Rupiah menguat ke 13.295 itu tanda investor masuk ke SBN," katanya.
Hari ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 13.344 per dolar AS sama dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 13.305 per dolar AS. (mkl/hen)
sumber: http://finance.detik.com/read/2015/07/08/223539/2964087/5/dipakai-untuk-jaga-rupiah-cadangan-devisa-ri-turun-jadi-us--108-miliar
***
Dari Mei - Juni 2015 cadangan devisa Indonesia berkurang US$ 2,8 miliar (US$ 110,8 miliar - US$ 108 miliar).
Dalam waktu 1 bulan, dari bulan Mei sd Juni 2015 pemerintah sudah memilih opsi menghamburkan US$ 2,8 Milyar (Rp. 37 Trilyun) hanya untuk menjaga citra bahwa rupiah baik-baik saja.
Andaikan uang sebanyak itu dialokasikan ke infrastruktur dan pembangunan pertanian pangan, sudah km jalan, berapa bandara, pelabuhan atau berapa juta hektar kebun bisa dibangun tanpa hutang. (Hazmi S)
|
| Apa Cita-Cita Anda Saat Ini? Reza Noah: Saya Ingin Hafidz Qur'an | | 5:04:57 AM | PIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com |
| Mantan drummber group band Noah, Ilsyah Ryan Reza memiliki cita-cita yang sangat mulia yaitu ingin menjadi penghafal Al-Qur'an. Pernyataan ini disampaikan Reza dalam acara Sudut Pandang Musisi Hijrah di stasiun televisi Metro TV, senin (22/6/2015).
"Saya masih pingin menghafidzkan Al-Qur'an" demikian jawaban singkat Reza Noah ketika menerima pertanyaan dari presenter Vivi Aleida Yahya tentang cita-cita terdekat seorang Reza Noah.
Reza juga mengungkapkan bahwa menghafidzkan atau menghafalkan Al-Qur'an adalah hal yang paling berat dalam dirinya saat ini. Reza menuturkan bahwa dengan usianya yang sudah tidak muda lagi, namun membaca Al-Qur'an masih terbata-bata.
"Umur saya segini, mengaji saja masih terbata-bata, sampai kapan saya bisa mengkhatamkan Al-Qur'an, Insya Allah masih panjang umur saya bisa dapat sampai 30 juz. Paling ga setengahnya dengan surat panjang bisa lancar" Ujar Reza dengan mimik wajah yang serius.
Untuk mendalami agama Islam dan ingin berhijrah secara total, Reza secara resmi memutuskan untuk keluar dari group band Noah pada 1 januari 2015.
Sumber: islamedia
|
| Pangeran Saud Faishal, Mantan Menlu Saudi Pendukung Utama As-Sisi Meninggal Dunia | | 5:00:44 AM | PIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com |
| Mantan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Saud Al Faisal meninggal dunia di usia 75 tahun pada Kamis (9/7). Faisal tutup usia selang dua bulan setelah dia meninggalkan posisi Menlu Saudi yang telah dilakoninya selama 40 tahun.
*Catatan Hasmi Bakhtiar Alumni Al-Azhar, Mhs S2 Hub. Internasional Lille Perancis
- Pangeran Saud Faishal, mantan menlu Saudi meninggal dunia..
- Beliau ini mungkin Ali Alatas-nya Saudi.. banyak hal-hal penting menyangkut hubungan Saudi dg negara luar lahir ditangan beliau.. (Ali Alatas, Menlu legendaris RI)
- Dan hal yang paling cadas yg dilakukannya sbg Menlu Saudi saat itu adalah kampanye ke beberapa negara Barat agar menerima kudeta July di Mesir (yang dilakukan As-Sisi)
- Kalimat Saud Faishal paling terkenal: "Siapa yang menolak pilihan rakyat Mesir (kudeta As-Sisi) akan berhadapan dengan Saudi"
|
|
0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !