| Surya Paloh Temui Jokowi Dukung Budi Gunawan Jadi Kapolri |
| 5:33:19 AM | PIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com |
|
Bos MetroTV Surya Paloh menyambut baik keputusan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang menyetujui usulan Presiden Joko Widodo terkait pencalonan Budi Gunawan sebagai Kapolri.
Menurut Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) ini dengan mengutamakan tatanan pemerintahan dan menghormati azas praduga tak bersalah maka Budi Gunawan berhak menjadi Kapolri menggantikan Kapolri Sutarman.
"Kalau saya dimintai pendapat, ya harus kita hormati keputusan itu," kata Surya Paloh usai bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di kompleks Kepresidenan, Jakarta, Rabu (14/1), dilansir beritasatu.com.
Surya tak menampik kalau pemilihan Budi Gunawan bisa membuat Presiden Joko Widodo maupun pemerintah tidak populer. Namun bos perusahaan media itu menilai, pemerintah memang tak perlu harus cari aman. Namun harus menghormati aturan hukum.
"Tapi itulah tugas pemerintah. Bukan hanya untuk merasa nyaman dengan mendapat dukungan terus-menerus pada pemikiran-pemikiran yang mendukung popularitas," lanjut Surya.
Ditambahkannya, keterpilihan Budi yang berstatus tersangka bisa mempengaruhi wibawa institusi Kepolisian. Namun menurutnya tugas pemerintah adalah mengupayakan pemerintahan efektif terus berjalan.
|
| DPR Sepakat Dengan Jokowi Soal Kapolri, FadjroeL: Letih... |
| 5:30:45 AM | PIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com |
|
Komisi III akhirnya secara aklamasi menyepakati KomJen Budi Gunawan menjadi Kapolri, selaras dengan permintaan Jokowi. Melalui proses fit and proper test yang digelar hari ini, Komjen Budi Gunawan akhirnya direstui DPR menjadi Kapolri. Rapat paripurna pengesahan akan digelar Kamis, 15 Januari 2015. "Yang terhormat, Saudara calon kapolri Budi Gunanwan, setelah mendengar pandangan fraksi maka rapat pleno menyetujui surat Presiden Joko Widodo tanggal 9 Januari menyatakan setuju secara aklamasi mengangkat saudara Komjen Polisi Budi Gunawan sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia sekaligus memberhentikan Jenderal Sutarman," kata pimpinan rapat Ketua Komisi III DPR Aziz Syamsuddin di rapat pleno Komisi III DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu, 14 Januari 2015. Rapat pleno yang tergolong singkat ini menutup proses fit and proper test calon tunggal Kapolri ini. Komisi III pun membawa hasil uji kelayakan ini pada rapat paripurna DPR, Kamis esok. Dengan selesainya proses di DPR ini artinya selangkah lagi Komjen Budi Gunawan dilantik menjadi Kapolri. Padahal desakan agar Presiden Jokowi membatalkan pencalonan Budi Gunawan sangat santer setelah yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus kepemilikan rekening gendut. ------ Keputusan DPR ini ditanggapi dengan sangat emosional oleh Fadjroel Rachman. Pria yang mengaku aktivis '98 ini menuliskan kekecewaan sembari tetap menuding PKS. "Pujian Setinggi Langit Politikus PKS untuk Komjen Budi Gunawan via @detikcom http://tinyurl.com/o9xu4hz < khas kader #LHI18tahun :)", kicau Fadjroel. Tak lama kemudian ia berkicau, "Letih..." Belum jelas apa penyebab keletihan Fadjroel. Namun, dalam kicauan berikutnya, ia menyatakan masih berharap Jokowi menghentikan pencalonan BG. "Masih berharap Presiden @jokowi_do2 menghentikan pencalonan tersangka Komjen (pol) BG menjadi Kapolri walau sudah disetujui DPR" ~ FR. (fs) |
0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !