Headlines News :
Home » » PIYUNGAN ONLINE

PIYUNGAN ONLINE

Written By Unknown on Wednesday, January 14, 2015 | 2:56 AM

Your RSS feed from RSSFWD.com. Update your RSS subscription
RSSFWD
PIYUNGAN ONLINE

PIYUNGAN ONLINE

Portal Berita, Politik, Dakwah, Dunia Islam, Kemasyarakatan, Keumatan

Komaruddin Hidayat: Jangan Sampai Jokowi Seperti AirAsia!
5:55:08 AMPIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com

Keriuhan politik yang berpusat pada penunjukan Jokowi pada mantan ajudan Megawati Soekarnoputri untuk menjadi Kapolri tak luput dari pengamatan Prof. Komaruddin Hidayat. Mantan rektor IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini, akhirnya memberi peringatan kepada Jokowi.

Melalui akun twitter pribadinya, @komar_hidayat, Prof, Komaruddin Hidayat mengingatkan Jokowi agar berhati-hati dalam membawa pemerintahannya. Jangan sampai masuk ke dalam "awan" politik yang akan mampu menjerat dan menyebabkan pemerintahan guncang dan kehilangan kendali.

"Jangan sampai pemerintah Jokowi memasuki awan politik cumulonimbus.Kasihan rakyat sbg penumpangnya", kicaunya.

Lebih lanjut, pengamat politik sekaligus kolumnis ini mengibaratkan, pemerintahan Jokowi sebagai pesawat yang baru saja take off, namun sudah dihadang oleh awan badai politik yang sangat berbahaya.

"Pemerintahan Jokowi jangan sampai spt AirAsia, baru saja take off sdh masuk awan politik cumulonimbus", (Komaruddin Hidayat, 14 Januari 2015)

Rasanya tak berlebihan jika Komaruddin mengingatkan Jokowi. Langkah yang diambil Jokowi untuk menunjuk Budi Gunawan memang terhitung berani dan sangat mengundang resiko. Termasuk resiko untuk menjadi tidak populer di mata para pendukungnya.

Kini, DPR telah menyetujui usulan Jokowi dan pengesahan Budi Gunawan sebagai Kapolri tinggal selangkah lagi. Apakah setelah ini akan ada awan politik yang lebih hebat yang mampu mengguncang negeri yang kini dikemudikan Jokowi? (fs)


Surya Paloh Temui Jokowi Dukung Budi Gunawan Jadi Kapolri
5:36:31 AMPIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com

Bos MetroTV Surya Paloh menyambut baik keputusan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang menyetujui usulan Presiden Joko Widodo terkait pencalonan Budi Gunawan sebagai Kapolri.

Menurut Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) ini dengan mengutamakan tatanan pemerintahan dan menghormati azas praduga tak bersalah maka Budi Gunawan berhak menjadi Kapolri menggantikan Kapolri Sutarman.

"Kalau saya dimintai pendapat, ya harus kita hormati keputusan itu," kata Surya Paloh usai bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di kompleks Kepresidenan, Jakarta, Rabu (14/1), dilansir beritasatu.com.

Surya tak menampik kalau pemilihan Budi Gunawan bisa membuat Presiden Joko Widodo maupun pemerintah tidak populer. Namun bos perusahaan media itu menilai, pemerintah memang tak perlu harus cari aman. Namun harus menghormati aturan hukum.

"Tapi itulah tugas pemerintah. Bukan hanya untuk merasa nyaman dengan mendapat dukungan terus-menerus pada pemikiran-pemikiran yang mendukung popularitas," lanjut Surya.

Ditambahkannya, keterpilihan Budi yang berstatus tersangka bisa mempengaruhi wibawa institusi Kepolisian. Namun menurutnya tugas pemerintah adalah mengupayakan pemerintahan efektif terus berjalan.


RSSFWD - From RSS to Inbox
3600 O'Donnell Street, Suite 200, Baltimore, MD 21224. (410) 230-0061
WhatCounts
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

PETA MEDAN JOHOR

PETA MEDAN JOHOR

REAL COUNT PILGUBSU 2018

REAL COUNT PILGUBSU 2018
DPC PKS Medan Johor by Zul Afkar
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. DPC PKS Medan Johor - All Rights Reserved
Original Design by Creating Website Modified by Zoel Afkar MK