| Foto Samad dan Elvira, Bukan Rekayasa |
| 6:16:36 AM | PIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com |
|
Banyak yang meragukan foto mesra Ketua KPK Abraham Samad dan Putri Indonesia 2014 Elvira Devinamira Wirayanti. Kenapa foto itu dianggap rekayasa? Gambar itu beredar sehari setelah KPK mengumumkan Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan gratifikasi. Diduga foto itu untuk mengkriminalisasi KPK. Bahkan, Abraham Samad mencurigai kubu Budi yang menyebarkan. "Kemungkinan besar demikian," kata Samad saat ditanya mengenai foto itu melalui pesan singkatnya, di Jakarta, Rabu, 14 Januari 2015. Meski foto itu terbantahkan, tidak bisa dipungkiri Samad mengenal Elvira. Keduanya pernah satu 'panggung' di 2014. KPK pernah merangkul gadis asal Surabaya ini untuk mengampanyekan pemilihan umum (Pemilu) jujur pada 6 Maret 2014. Saat itu, Ekvira hadir dan menjadi pembicara pada peluncuran slogan kampanye 'Pilih Yang Jujur' di Gedung KPK.
Elvira, melalui akun instagramnya @elviraelph, mengunggah foto dirinya dalam acara tanggal 6 Maret. Elvira mengenakan baju sepaha berwarna putih dipadu dengan blazzer warna kuning. Sedangkan Samad mengenakan batik warna gelap dengan motif berwarna ungu dan jingga kemerah-merahan. [inilah] |
| PDIP: Yang Penting BG Dilantik Dulu, Soal Korupsi Belakangan |
| 6:12:33 AM | PIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com |
|
Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Trimedya Panjaitan mamaparkan alasan fraksinya mendukung pencalonan Komjen Pol Budi Gunawan menjadi Kapolri.
"Kalau terbukti korupsi, bagi kami itu soal kedua. Yang penting BG dilantik dulu," ujarnya di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu (14/1), dilansir ROL.
Menurutnya, PDIP menghormati surat pengajuan pencalonan yang dilayangkan oleh Presiden Joko Widodo. Jika di kemudian hari Budi terbukti melakukan korupsi, ujarnya, itu persolan berbeda.
Trimedya Panjaitan dikenal sosok yang dekat Budi Gunawan. Saat pilpres lalu, Trimedya inilah yang bertemu dengan Budi Gunawan di restoran sate Senayan bersama KPU yang kemudian bikin heboh.
Sebelumnya banyak pihak mendesak Presiden Joko Widodo untuk membatalkan pencalonan Budi Gunawan sebagai Kapolri usai yang bersangkuatan ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus rekening gendut.
|
0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !