Headlines News :
Home » » PIYUNGAN ONLINE

PIYUNGAN ONLINE

Written By Unknown on Wednesday, July 8, 2015 | 4:45 PM

Your RSS feed from RSSFWD.com. Update your RSS subscription
RSSFWD
PIYUNGAN ONLINE

PIYUNGAN ONLINE

Portal Berita, Politik, Dakwah, Dunia Islam, Kemasyarakatan, Keumatan

Erdogan Akan Datangi China Selesaikan Masalah Diskriminasi Muslim Uighur
7:35:26 PMPIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com

Oleh Arya Sandhiyudha AS
Ph.D di Fatih Univ. Turki

1. Di Turki, lagi menghangat isu2 solidaritas penindasan dan diskriminasi China terhadap muslim Uyghur yg berada di #Xinjiang.

2. Mereka buat kampanye demo di media dan di jalan. Faktor dukungan meluas, krn mereka masih satu rumpun, bangsa Turki (Turkic). #Xinjiang

3. Orang2 Turki meyakini dulu pada masa akhir2 Kekhalifahan Ottoman, di #Xinjiang ada kerajaan Islam, dan diruntuhkan di bawah kekuasaan China.

4. Orang2 Turki di Anatolia dulu asalnya pendatang dari org Turki di daerah Asia Tengah, juga pelarian pasca Kerajaan Islam di #Xinjiang runtuh.

5. LSM di Turki pada buat pernyataan pengutukan terhadap penindasan China, dan mengkampanyekan bantuan utk muslim2 yg di tindas disana. #Xinjiang

6. Pemerintah #Turki kirim nota diplomatik ke China soal diskriminasi thd Muslim #Xinjiang. China gak terima, #China malah balik keluarkan Travel Warning ke Turki.

7. Beberapa Demonstrasi anti-#China dilaksanakan di #Turki; di sosmed, sebagian memasang profile/cover picture solidaritas Muslim #Xinjiang


8. Konsulat Thailand di Istanbul didemo, setelah pemerintah Thailand keluarkan keputusan resmi kembalikan pengungsi Muslim #Xinjiang yang ada di Thailand dikembalikan ke China.

Group protesting Uighur Turks' extradition to China attacks Thailand consulate in Istanbul
http://www.dailysabah.com/nation/2015/07/08/group-protesting-uighur-turks-extradition-to-china-attacks-thailand-consulate-in-istanbul

9. Jumlah Muslim Uyghur (termasuk dr #Xinjiang) yg lari ke Turki mencari suaka, terus bertambah. Cuma Turki yg mau menerima & merawat mereka.

10. Mereka di Turki diberi bantuan, tempat tinggal, anak2-nya di sekolahkan. #Xinjiang

11. Muslim Uyghur menyekolahkan anak2 nya di turki karena di Turki mereka bebas diajari Alquran dan ilmu agama. Di #Xinjiang, segalanya dibatasi

12. Kabarnya, Erdogan akan datang ke China untuk menyelesaikan masalah ini. #Xinjiang

*dari twitter @AryaSandhiyudha (9/7/2015)




Riba Lebih Dahsyat Dari 36 Perempuan Pezina
7:27:38 PMPIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com
Haramnya dosa riba lainnya adalah setara dengan 36 perempuan pezina, sebagaimana disebutkan dalam hadits berikut ini :

???? ?????? ???? ???? ????????? ??????? ???????????? ????? : ????? ??????? ???? ???????? ????? ?????????? ????????? ?????? ???????? ??????? ???? ????? ????????????? ???????? - ???? ????

Dari Abdullah bin Hanzhalah ghasilul malaikah berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,"Satu dirham uang riba yang dimakan oleh seseorang dalam keadaan sadar, jauh lebih dahsyah dari pada 36 wanita pezina. (HR. Ahmad)

Sesungguhnya riba termasuk satu dari tujuh dosa besar yang telah ditentukan Allah SWT. Pelakunya diperangi Allah di dalam Al-Quran, bahkan menjadi satu-satunya pelaku dosa yang dimaklumatkan perang di dalam Al-Quran adalah mereka yang menjalankan riba.

Pelakunya juga dilaknat oleh Rasulullah SAW. Mereka yang menghalalkan riba terancam dengan kekafiran, tetapi yang meyakini keharamannya namun sengaja tanpa tekanan menjalankanya termasuk orang fasik.
Dalam konteks hukum, ada dua kemungkinan buat mereka yang menjalankan riba, yaitu kafir atau fasik.

1. Kafir

Seorang muslim wajib mengetahui bahwa riba itu haram. Karena keharaman riba adalah sesuatu yang sudah teramat jelas tanpa ada keraguan dan kesamaran sedikitpun, sebagaimana keharaman mencuri, minum khamar, berzina, membunuh nyawa manusia dan seterusnya.

Dan bila ada seorang muslim dengan sepenuh kesadaran hati berkeyakinan bahwa praktek riba itu halal, maka dia telah menjadi kafir atas keyakinannya itu.

Untuk itu wajib buat umat Islam untuk memberinya informasi, pelajaran, ilmu, nasihat dan pengarahan yang sebaik-baiknya, supaya pemahamannya yang keliru itu bisa diluruskan kembali.

Kalau upaya itu sudah dilakukan dengan cara yang benar dan sepenuh kesabaran, tetapi yang bersangkutan masih tetap saja meyakini kehalalan riba, tindakan selanjutnya yang boleh dilakukan adalah pelaku itu diminta bertaubat, agar keyakinannya itu bisa kembali diluruskan.

Dan apabila sudah diminta bertaubat, masih juga menghalalkan riba, diberi waktu untuk berpikir selama beberapa waktu, sampai akhirnya qadhi berhak menjatuhinya hukuman yang membuatnya berubah pikiran, hingga hukuman mati.

2. Fasik

Seorang muslim yang masih menyakini bahwa riba itu haram, namun masih menjalankannya tanpa ada alasan syar'i yang masuk akal, statusnya bukan kafir tetapi fasik.

Sedangkan muslim yang menjalankan riba karena tekanan tertentu, keterpaksaan, dan juga udzur yang lainnya, sementara dia masih berkeyakinan bahwa riba itu haram, akan dihisab secara adil di hari kiamat oleh Allah.

Bisa saja dia dibebaskan dari tuntutan dosa, karena kemurahan Allah, namun bisa juga dia disiksa karena keadilan Allah. Semua akan kembali kepada alasan dan latar belakang kenapa seseorang menjalankan dosa riba.

Karena itu yang paling aman adalah meninggalkan riba itu sepenuhnya, apapun resikonya di dunia.


Wallahu a'lam bishshawab. (Galafath) 


Ketika Khalifah Umar Menangis Takut Tak Ada Yang Berani Mengkritiknya
7:22:19 PMPIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com

Tatkala Khalifah Abu Bakar ash-Shiddiq merasakan ajalnya sudah dekat, ia mengundang para sahabat untuk membahas siapa penggantinya. Abu Bakar juga menulis surat yang ditujukan kepada khalayak, yang menjelaskan atas apa pilihannya itu. Abu Bakar menjatuhkan pilihannya kepada Umar bin Khaththab. Tapi, kepada para sahabat, Abu Bakar berkata, 'Saya menjatuhkan pilihan kepada Umar, tapi Umar bebas menentukan sikap.

Rupanya, umat juga bersetuju dengan Abu Bakar. Lalu, kepada Umar, Abu Bakar berpesan, "Sepeninggalku nanti, aku mengangkatmu sebagai penggantiku." ucap Abu Bakar pada Umar bin Khaththab.

"Aku sama sekali tak memerlukan jabatan khalifah itu," ujar Umar menolak.

Tapi, atas desakan Abu Bakar dan dengan argumentasi yang membawa misi Ilahi, Umar luluh dan menerimanya. Sepeninggal Abu Bakar, ketika Umar dilantik jadi khalifah, ia justru menangis. Orang-orang pun bertanya, "Wahai Amirul Mukminin, mengapa engkau menangis menerima jabatan ini?"

"Aku ini keras, banyak orang yang takut padaku. Kalau aku nanti salah, lalu siapa yang berani mengingatkan?"

Tiba-tiba, muncullah seorang Arab Badui dengan menghunus pedangnya, seraya berkata, "Aku, akulah yang mengingatkanmu dengan pedang ini."

"Alhamdulillah," puji Umar bersyukur, karena masih ada orang yang mau dan berani mengingatkannya bila ia melakukan kesalahan.

Sumber: Hidayatullah.com

NB: Kritik Presiden RI tak perlu dengan pedang, cukup tulisan




Setiap Habis Ramadhan
7:04:13 PMPIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com

Setiap Habis Ramadhan
[Bimbo]

Setiap habis Ramadhan
Hamba rindu lagi Ramadhan
Saat-saat padat beribadah
Tak terhingga nilai mahalnya

Setiap habis Ramadhan
Hamba cemas kalau tak sampai
Umur hamba di tahun depan
Berilah hamba kesempatan

Setiap habis Ramadhan
Rindu hamba tak pernah menghilang
Mohon tambah umur setahun lagi
Berilah hamba kesempatan

Reff:
Alangkah nikmat ibadah bulan Ramadhan
Sekeluarga, sekampung, senegara
Kaum muslimin dan muslimat se dunia
Seluruhnya kumpul di persatukan
Dalam memohon ridho-Nya



RSSFWD - From RSS to Inbox
3600 O'Donnell Street, Suite 200, Baltimore, MD 21224. (410) 230-0061
WhatCounts
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

PETA MEDAN JOHOR

PETA MEDAN JOHOR

REAL COUNT PILGUBSU 2018

REAL COUNT PILGUBSU 2018
DPC PKS Medan Johor by Zul Afkar
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. DPC PKS Medan Johor - All Rights Reserved
Original Design by Creating Website Modified by Zoel Afkar MK