| PIYUNGAN ONLINE Portal Berita, Politik, Dakwah, Dunia Islam, Kemasyarakatan, Keumatan | Waspada! Km 113 Tol Cipali Paling Berbahaya untuk Pemudik | | 10:45:48 PM | PIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com |
| Sejak diresmikan pada 13 Juni 2015, tol Cikopo-Palimanan (Cipali) sudah merenggut banyak korban jiwa. Dari data Kepolisian Daerah Jawa Barat, di jalan bebas hambatan ini, ada 56 kecelakaan yang terjadi sejak 14 Juni 2015.
Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti pun menganjurkan agar para penguna jalan berhati-hati saat melewati tol Cipali.
"Kilometer 113 di Cipali itu yang rawan," ujar Badrodin dalam acara mudik gratis Jasa Raharja, Sabtu (11/7/2015).
Badrodin juga menyebut, human error seperti pengemudi lelah menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan di tol Cipali. Oleh karena itu, setiap rest area di Cipali harus dimanfaatkan sebaik mungkin.
"(Saya anjurkan) kita mengfungsikan rest area yang ada di tol sehingga tidak terlalu capek karena kebanyakan kecelakaan yang terjdi di barat di Pejagan-Cikopo," tambah mantan Wakapolri ini.
"Artinya kemungkinan karena jalan cukup bagus lurus, sopir lelah sehingga faktor manusia begitu menentukan. Rest area harus difungsikan," papar dia.
Peningkatan arus lalu lintas
Badrodin juga mengatakan, tol Cipali mulai dipadati pemudik yang hendak pulang ke kampung halaman. Sejak Jumat 9 Juli malam, sudah ada peningkatan arus lalu lintas di tol tersebut.
"Kami sudah pasang CCTV untuk memantau penggunan jalan yang ada Cipali. Diharapkan dengan ada CCTV bisa termonitor perkembangan arus lalu lintas," kata dia.
Badrodin memastikan, keamanan di tol Cipali saat arus mudik akan ditingkatkan. Personel dari Brimob telah dikerahkan untuk mengamankan jalur ini.
"Kita sudah turunkan kendaraan patroli di sepanjang jalan tol Cipali itu yang akan memantau seluruh perkembangan jalan tol ini. Sehingga kalau ada kendaraan yang melebihi kecepatan bisa diperingatkan supaya tidak terjadi kecelakaan lalu lintas," tandas Badrodin Haiti. (Mvi/Ein)
Sumber: http://m.liputan6.com/ramadan/read/2270844/waspada-km-113-tol-cipali-paling-berbahaya-untuk-pemudik
|
| Posko Keliling Panasbung Ahok Sudah Bergerak | | 10:32:25 PM | PIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com |
| Front Pembela Islam (FPI) melalui fanpage facebook mengingatkan Umat Islam DKI Jakarta agar waspada dan jangan tertipu pengumpulan KTP untuk keperluan Ahok untuk maju di Pilkada DKI 2017.
Berikut pernyataan FPI yang redaksi ambil dari fanpage FPI.
POSKO KELILING PANASBUNG AHOK SUDAH BERGERAK!!!
Kami mendapat informasi bahwa mulai hari ini dan seterusnya dengan menggunakan mobil-mobil pribadi yang diperkirakan sumbangan James Ryadi dan cukong-cukong Cina lainnya, Panasbung Ahok yang menamakan dirinya "Teman Ahok" mulai bergerilya dan mangkal di berbagai lokasi strategis di Jakarta dalam rangka mengumpulkan KTP Warga DKI untuk memajukan Ahok sebagai Cagub dalam Pilkada DKI Jakarta 2017.
Umat Islam dan warga DKI harap waspada, jangan sampai kita serahkan KTP kita karena itu akan dimanfaatkan oleh mereka. Jangan terbuai sogokan angpao dan rayuan mereka, karena sama saja kita menjual agama kita untuk kepentingan mereka!
Apalagi dikhawatirkan Panasbung Ahok itu akan melakukan penipuan meminta KTP kita dengan alasan akan mendapatkan hadiah/undian dsb padahal KTP kita akan dinyatakan sebagai tanda mendukung pencalonan Ahok sebagai Cagub dari jalur independen dalam Pilkada DKI 2017.
*Sumber: Fanpage FPI
Tambahan info dari netizen:
"di RW sebelah dengan modus membagikan detergent 450gr ditukar dngn 1 lembar fotocopy KTP (srius)," tulis netizen @bangzippo di twitter (12/7).
|
| Film 'Ketika Mas Gagah Pergi' Bukan Hanya Untuk Hijabers | | 10:00:02 PM | PIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com |
| Saya kutip pernyataan Helvy Tiana Rosa tentang Film Ketika Mas Gagah Pergi di Republika hari ini: "Kita maunya ini jadi sebuah happening, jadi tidak hanya ditonton oleh hijabers, tapi juga anak-anak alay, anak punk dan lainnya."
Begitulah, karena tontonan yang berkualitas, bermoral dan mendidik tidak hanya menjadi hak dan kebutuhan perempuan berkerudung, laki-laki berjengkot, rajin sujud dan bertasbih.
Selama ini kita sudah terlalu sering didekte oleh PH PH konvensional. Mereka memproduksi film dengan orientasi uang semata. Urusan bahwa film yang dibuat itu membodohi dan mendegradasi prilaku sama sekali tidak mereka perhatikan.
Maka, Film KMGP ini diharapkan menjadi awal keberanian kita, menyuguhkan tontonan yang berbeda dari biasanya. Memang harus jatuh bangun untuk meyakinkan banyak orang. Tapi begitulah perjuangan, karena manisnya kemenangan hanya bisa dirasakan setelah melewati panjang kelelahan. Tak jarang air mata, keringat dan emosi pun harus diperah sepanjang perjalanannya.
*dalam penyeberangan Johor-Singapura, merindukan Film ?#?KMGP? untuk segera tayang
(Abrar Rifai)
|
|
0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !