| PIYUNGAN ONLINE Portal Berita, Politik, Dakwah, Dunia Islam, Kemasyarakatan, Keumatan | Sisi Bertemu Delegasi American-Jewish Committee, Makin Menegaskan Dalang Kudeta Mursi | | 7:43:53 PM | PIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com |
| Sisi meets American-Jewish organisation to discuss 'terrorism'
Egyptian President Abdel Fattah al-Sisi received a delegation on Monday representing the American-Jewish Committee (AJC) at his presidential headquarters in Cairo, state media reported.
Presiden Kudeta Mesir Abdel Fattah al-Sisi menerima perwakilan American-Jewish Committee (AJC/Komite Amerika-Yahudi) pada hari Senin (6/7) lalu di kantor pusat kepresidenan di Kairo, sebagaimana diberitakan media pemerintah.
Delegasi yang dipimpin oleh presiden dewan eksekutif organisasi, Stanley Bergman, membahas cara-cara untuk "mengalahkan terorisme" dan militansi di wilayah tersebut, demikian dilaporkan surat kabar Mesir Al-Ahram, Selasa.
Seperti dilansir website-nya, AJC adalah sebuah organisasi advokasi global terkemuka Amerika-Yahudi, yang bekerja untuk "meningkatkan kesejahteraan orang-orang Yahudi ... dengan mengatasi luasnya masalah secara sungguh-sungguh dan diplomatis".
Meskipun sedikit informasi yang didapat mengenai perbincangan tersebut, Sisi dilaporkan dalam pertemuan tersebut memperingatkan bahwa saat Mesir menghadapi ancaman besar di Sinai Utara, konsekuensi dari serangan ini akan terasa di seluruh wilayah dan di Afrika.
Telah diberitakan juga para delegasi menyampaikan belasungkawa kepada presiden kudeta Mesir atas tewasnya tentara Mesir di Sinai, sambil menegaskan bahwa AJC mendukung penuh usaha Mesir dalam memerangi terorisme regional.
Dalam pernyataan pers, juru bicara kepresidenan Alaa Yousef mengatakan bahwa selama pertemuan, Sisi menjelaskan bahwa kekerasan dan ekstremisme tidak lagi terbatas pada Timur Tengah, juga menyebar di seluruh Afrika, pada sebagian wilayahnya, sebagai akibat dari kesalahpahaman memaknai tulisan-tulisan dalam agama oleh para militan.
Sisi dilaporkan mendesak masyarakat internasional untuk meningkatkan upaya dalam memerangi ancaman terorisme di Timur Tengah sebagai sarana untuk memastikan prevalensi keamanan, pertumbuhan ekonomi dan keadilan sosial di seluruh dunia.
Sumber: middleeasteye.net, translate by @twitpanas
***
NB: Begitulah cara diktator Sisi membolak balikan fakta. Sisi telah mengkudeta Muhammad Mursi presiden sah hasil pemilu paling demokratis. Sisi telah membunuh ribuan rakyat Mesir yang menentang kudeta, memenjarakan ribuan lainnya. Sisi lah sebenar-benarnya Teroris. Tapi didukung AS, Zionis, dan media-media Zionis, mereka memutar balikkan fakta. Dan pertemuan Sisi dengan American-Jewish Committee semakin menegaskan siapa dibelakang rezim kudeta Mesir, siapa dalang penggulingan Mursi.
|
| 'Ya Alloh gini banget yah bangsaku' | | 7:22:30 PM | PIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com |
| Ya Alloh gini banget yah bangsaku,
Ngajak kebaikan, ngingetin penyimpangan dicap SOK SUCI, SOK BENER, Giliran pendukung kemungkaran, hedonis, pro LGBT, pro koruptor,nepotisme, anti audit dengan pede bilang: I STAND ON THE RIGHT SIDE, LGBT PRIDE
Orang beragama dianggap orang yang kuno, Penyembah berhala dianggap modern Orang yang berjilbab menutup tubuh dianggap kuno, yang telanjang dianggap modern,
Padahal jaman terdahulu orang telanjang. Semakin rapat pakaian semakin tinggi peradaban
Para pemilik media tak ada lagi peduli mana benar mana salah yang penting bayar. Kuli tinta pun tak kuasa menolak penguasa mereka di meja meja redaktur terbayar
Akibatnya semakin samar mana kebaikan mana keburukan, mana yang salah mana yang benar.
Sang juru kebaikan sampaikan ayat ayat tuhan dicap SARA, JUAL AGAMA Pemimpin zalim bilang kotor mulai dari nama nama binatang piaraan sampai isi saptik thank dicap TEGAS, ANTI KORUPTOR
Ketika santri santri harus terisak, pondok mereka dirazia dicap TERORIS dan setiap saat DIDOR Saat para PEMINUM, PEMADAT dan tukang hura hura dibiarkan tak ada razia, giliran ada masyarakat swadaya mengingatkan dicap: ANARKIS, ANTI KEBEBASAN
Ya Alloh tunjukilah kepada kami bahwa yang benar itu benar, yang salah itu salah
Ya Allah kembalikanlah bangsa ini pada fitrah, jernihkanlah hati para penduduknya
Ya Alloh jauhkanlah kami dari fitnah AL MASIH DAJJAL, pembohong yang besar. Setelah munculnya para pembohong-pembohong kecil yang dipuja dan dianggap benar.
Ya Allah boleh jadi negeri ini masih ada karena rahmat dan kasihMu,Ya Allah. Karena masih ada orang yang beriman diantara kami, maka teguhkanlah keimanan kami,
Ya Allah ampunilah dosa kami, maafkanlah atas segala kelalaian bangsa kami setelah berkali kali Engkau ingatkan dengan bencana besar, meski masih saja kami gampang lupa
Ya Allah sejahterakan negeri ini Jadikanlah negeri ini Baldatun Thayibah wa robbun ghafur.
(Rahmat El 'azzam)
|
| Hanya Dalam 2 Pekan Relawan ACT Berhasil Bangun Masjid Arakan Untuk Pengungsi Rohingya di Aceh | | 7:22:05 PM | PIYUNGAN ONLINEhttps://plus.google.com/114751447713313717725noreply@blogger.com |
| ACEH UTARA - Masjid Arakan, berlokasi di tengah lahan Integrated Community Shelter (ICS) Blang Adoe, Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, nampak berdiri megah. Kendati tidak besar, masjid terasa menebar aura kebahagiaan dan harapan bagi siapapun yang memandang apalagi memanfaatkannya untuk beribadah shalat.
Masjid kompleks ICS Blang Adoe ini dibangun para relawan ACT hanya dalam tempo dua pekan. Tepat tanggal 30 Juni yang lalu, pembangunan Masjid Arakan dinyatakan selesai.
Masjid Arakan oleh arsiteknya didisain sedemikian rupa, agar menjadi tempat ibadah yang nyaman dan mendorong para penggunanya, khususnya para pengugsi Rohingya, beribadah secara khusyu'.
"Desain bangunan menjadikan masjid terasa luas, dengan hembusan angin yang menyejukkan," tutur Laila Khalidah, relawan lokal ACT yang juga Ketua Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Aceh Utara.
Menurut Muhammad Noor Salikhin, arsitek pembangunan komplek ICS, pembangunan Masjid Arakan sengaja di desain terbuka. "Konsep pembangunan masjid kami buat terbuka, karena menurut kami nantinya masjid ini multifungsi selain tempat ibadah juga digunakan untuk sarana berkumpul penghuni shelter, bisa juga digunakan sebagai tempat musyawarah," jelasnya. " Konsep bangunan masjid ini membuatnya bagaikan oase yang menyejukkan di tengah udara panas di Aceh Utara," imbuhnya.
Masjid Arakan terasa sejuk meskipun di siang hari atau di saat shalat Dhuhur, karena sirkulasi udara dan cahayanya berjalan dengan lancar. "Desain masjid kami bikin seperti ujung anak panah atau busur dengan sistem shaf sholat meruncing," tambah Noor.
Soal nama, Sri Edi Kuncoro, Tim Leader Pembangunan ICS, mengungkapkan diberi Masjid Arakan, karena ingin memberi motivasi para pengungsi Rohingya, agar timbul semangat para pengungsi untuk kembali berusaha sungguh-sungguh mendapatkan haknya hidup di Tanah Air warisan nenek moyang mereka, yakni Arakan, yang sekarang menjadi salah satu negara bagian Rakhinee, Myanmar. (mhjr)
|
|
0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !